• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
    • Batanghari
    • Bute
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Muaro Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sungai Penuh
    • Sarko
    • Tanjab
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Milenial
    • Politik
    • Otomotif
    • Sastra & Budaya
    • Teknologi
    • Wisata Kita
    • Opini
    • Uncategorized
    • Video Viral
Kamis, Oktober 29, 2026
signalberita.com
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
signalberita.com
No Result
View All Result

Tembok Laut dan Sabuk Hijau Jepang Jadi Upaya Mitigasi Tsunami Patut di Tiru

Redaksi SB by Redaksi SB
11 September 2026
0
Tembok Laut dan Sabuk Hijau Jepang Jadi Upaya Mitigasi Tsunami

Tembok Laut dan Sabuk Hijau Jepang Jadi Upaya Mitigasi Tsunami

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Signalberita.com — Jepang di kenal sebagai salah satu negara yang serius dalam menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami. Berada di kawasan yang rawan aktivitas tektonik, negara tersebut terus memperkuat sistem mitigasi bencana, khususnya di wilayah pesisir.

Salah satu upaya yang di lakukan Jepang adalah membangun tembok laut raksasa sepanjang sekitar 395 kilometer di sejumlah kawasan pesisir. Infrastruktur tersebut di bangun sebagai bagian dari langkah perlindungan masyarakat setelah tsunami dahsyat yang melanda Jepang pada 2011.

Proyek pembangunan sistem perlindungan pesisir tersebut menghabiskan biaya sekitar 1,3 triliun yen. Selain membangun tembok laut, Jepang juga mengembangkan kawasan hijau pesisir dengan menanam sekitar 9 juta pohon sebagai bagian dari sabuk hijau atau green belt.

BacaJuga

Daylight Saving Time Berakhir 1 November 2026, Warga AS Kembali Memundurkan Jamnya

Kota Mobile di AS Kehilangan Rp240 Miliar akibat Penipuan Transfer Dana

Tembok laut di rancang untuk membantu mengurangi kekuatan hantaman awal gelombang laut ketika terjadi tsunami. Sementara itu, vegetasi di kawasan pesisir berfungsi sebagai perlindungan alami yang dapat membantu meredam energi gelombang, mengurangi abrasi, serta memberikan perlindungan terhadap terpaan angin ekstrem.

Kombinasi antara infrastruktur buatan dan perlindungan berbasis alam tersebut menjadi salah satu contoh pendekatan mitigasi bencana yang di terapkan Jepang.

Bagi Indonesia, langkah tersebut tentu menarik untuk menjadi bahan pembelajaran. Sebagai negara kepulauan yang memiliki banyak wilayah pesisir dan berada di kawasan yang aktif secara tektonik, penguatan mitigasi gempa dan tsunami menjadi hal yang penting.

Namun, penerapan konsep serupa di Indonesia tentu perlu di sesuaikan dengan kondisi geografis, karakteristik pantai, kebutuhan masyarakat, serta kemampuan anggaran masing-masing daerah.

Pertanyaannya, mungkinkah Indonesia mengembangkan sistem perlindungan pesisir seperti yang di lakukan Jepang?

Bagaimana menurut Anda? Apakah pembangunan infrastruktur perlindungan tsunami dan penanaman sabuk hijau di kawasan pesisir perlu lebih di perkuat di Indonesia?

FAQ

1. Mengapa Jepang membangun tembok laut?

Tembok laut di bangun sebagai salah satu upaya untuk mengurangi dampak gelombang tsunami terhadap kawasan pesisir.

2. Berapa panjang tembok laut yang di bangun Jepang?

Tembok laut tersebut di sebut membentang sekitar 395 kilometer di sejumlah wilayah pesisir.

3. Apa fungsi penanaman pohon di kawasan pesisir?

Pohon dapat menjadi bagian dari sabuk hijau yang membantu melindungi kawasan pesisir dari abrasi, angin ekstrem, dan dampak gelombang.

4. Mengapa Indonesia perlu belajar dari Jepang?

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan banyak wilayah pesisir dan memiliki sejumlah kawasan yang berpotensi menghadapi gempa serta tsunami.

5. Apakah Indonesia bisa menerapkan sistem seperti Jepang?

Konsep tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran, tetapi penerapannya perlu di sesuaikan dengan kondisi geografis, karakteristik pantai, kebutuhan masyarakat, lingkungan, dan kemampuan anggaran Indonesia.

Tags: Bencana AlamGempa BumiIndonesiaJepangmitigasi bencanamitigasi tsunamiperlindungan pantaipesisirsabuk hijautembok lautTsunami
Previous Post

Harga Honda BeAT September 2026, Ini Varian CBS Jadi yang Paling Murah

Next Post

Tren Foto 80-an Viral di Media Sosial, ChatGPT Hadirkan Cara Mudah Fitur 80s Flashback

Related Posts

Daylight Saving Time Berakhir 1 November 2026
Internasional

Daylight Saving Time Berakhir 1 November 2026, Warga AS Kembali Memundurkan Jamnya

by Redaksi SB
26 Oktober 2026
0

JAKARTA, Signalberita.com – Sebagian besar masyarakat Amerika Serikat dijadwalkan kembali menyesuaikan jam saat kebijakan daylight saving time (DST) berakhir pada...

Read more
Kota Mobile di AS Kehilangan Rp240 Miliar

Kota Mobile di AS Kehilangan Rp240 Miliar akibat Penipuan Transfer Dana

23 Oktober 2026
Anthony Davis Shines With 34 Points as Washington Wizards

Anthony Davis Shines With 34 Points as Washington Wizards Beat Milwaukee Bucks 128-116

23 Oktober 2026
Country Music Hall of Fame Singer John Anderson

Country Music Hall of Fame Singer John Anderson Dies at 71

23 Oktober 2026
Heat (1995): A Gripping Battle Between a Master Thief and a Los Angeles

Heat (1995): A Gripping Battle Between a Master Thief and a Los Angeles

23 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

signalberita.com

Media online yang menyajikan berita terupdate, fokus mengabarkan berita Politik, Nasional, Ekslusif, Hukrim, Sosial Budaya dan berita terpopuler lainnya.

Follow Us

Kecamatan Depati VII

Berita Terbaru

Magang Nasional Batch 3 Dibuka 27 Oktober 2026

Kabar Baik! Magang Nasional Batch 3 Dibuka 27 Oktober 2026, Ini Jadwal dan Cara Melamarnya

29 Oktober 2026
IHSG Anjlok 1,42% ke Level 5.191

Momen Hari Sumpah Pemuda, IHSG Anjlok 1,42% ke Level 5.191

28 Oktober 2026

Kategori Populer

  • Advetorial
  • Artikel
  • Batanghari
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • Bute
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Kerinci
  • Kesehatan
  • Kota Jambi
  • LAINNYA
  • Milenial
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Provinsi Jambi
  • Sarko
  • Sastra & Budaya
  • Sungai Penuh
  • Tanjab
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Video Viral
  • Wisata Kita

BERITA TERBARU

Magang Nasional Batch 3 Dibuka 27 Oktober 2026

Kabar Baik! Magang Nasional Batch 3 Dibuka 27 Oktober 2026, Ini Jadwal dan Cara Melamarnya

29 Oktober 2026
IHSG Anjlok 1,42% ke Level 5.191

Momen Hari Sumpah Pemuda, IHSG Anjlok 1,42% ke Level 5.191

28 Oktober 2026
BRI Siapkan Dana Maksimal Rp1 Triliun untuk Buyback Saham

BRI Siapkan Dana Maksimal Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Lihat Jadwalnya

28 Oktober 2026
‘Beranda Imigrasi’, Nama Tunggal Baru untuk 254 Unit Pelayanan Keimigrasian Selain Kantor Imigrasi  

‘Beranda Imigrasi’, Nama Tunggal Baru untuk 254 Unit Pelayanan Keimigrasian Selain Kantor Imigrasi  

28 Oktober 2026
Usai Sekolah Disegel Wali Murid, Kepsek SDN 064 Koto Tuo Tanah Kampung mundur

Usai Sekolah Disegel Wali Murid, Kepsek SDN 064 Koto Tuo Tanah Kampung Akhirnya Mengundurkan Diri

28 Oktober 2026
Wako Alfin Serahkan Piagam Penghargaan pada ASN Sungai Penuh Purna Tugas

Wako Alfin Serahkan Piagam Penghargaan pada ASN Sungai Penuh Purna Tugas

28 Oktober 2026
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA

Copyright © 2023 www.signalberita.com

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi

Copyright © 2023 www.signalberita.com