SUNGAIPENUH, Signalberita.com — Masyarakat Kota Sungai Penuh, Jambi, kini memiliki sarana tambahan untuk menyampaikan informasi terkait kejadian maupun potensi bencana melalui aplikasi INARIS.
Aplikasi tersebut di dorong oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungai Penuh sebagai salah satu sarana mempercepat penyampaian informasi kebencanaan dari masyarakat kepada petugas.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sungai Penuh, Safrizal, mengatakan keberadaan INARIS dapat membantu masyarakat menyampaikan laporan secara lebih cepat ketika menemukan kejadian atau kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana.
“INARIS dapat membantu masyarakat menyampaikan informasi kebencanaan dengan lebih cepat,” ujar Safrizal, Selasa (25/8/2026).
Menurutnya, informasi yang di sampaikan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung upaya penanggulangan bencana. Warga merupakan pihak yang berada paling dekat dengan lokasi ketika terjadi bencana ataupun saat muncul tanda-tanda potensi bencana.
Bisa Di gunakan Melalui Smartphone
INARIS di kembangkan sebagai sarana komunikasi kebencanaan yang memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan sekaligus mendapatkan informasi mengenai kondisi dan potensi bencana.
Warga dapat mengakses aplikasi tersebut melalui smartphone. Laporan yang di sampaikan tidak hanya berkaitan dengan bencana yang sudah terjadi, tetapi juga kondisi yang berpotensi memicu terjadinya bencana.
Safrizal mengimbau masyarakat agar tidak menunggu sampai bencana benar-benar terjadi untuk menyampaikan laporan.
Menurut dia, informasi awal mengenai potensi bahaya dapat membantu petugas melakukan langkah antisipasi lebih cepat.
“Semakin cepat informasi kita sampaikan, semakin cepat pula potensi bencana dapat kita ketahui dan tindak lanjuti,” katanya.
Mendorong Masyarakat Lebih Siaga
BPBD Kota Sungai Penuh juga mengajak masyarakat membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan masing-masing.
Keterlibatan warga di nilai penting karena masyarakat dapat menjadi sumber informasi awal bagi petugas di lapangan. Dengan laporan yang cepat, kondisi di suatu lokasi dapat segera di ketahui dan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan.
Melalui pemanfaatan INARIS, masyarakat di harapkan tidak hanya menjadi penerima informasi kebencanaan, tetapi juga ikut berperan aktif dalam memberikan laporan mengenai kejadian maupun potensi bahaya di sekitarnya.
Langkah tersebut di harapkan dapat memperkuat koordinasi antara masyarakat, BPBD, dan jaringan penanggulangan bencana dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana di Kota Sungai Penuh.(*)




















