JEPANG-Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang wilayah timur laut Jepang pada Jumat malam, 15 Mei 2026. Guncangan yang berpusat di lepas pantai Prefektur Miyagi itu sempat mengganggu layanan kereta cepat dan memicu pemeriksaan fasilitas vital, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan gempa terjadi pada pukul 20.22 waktu setempat dengan kedalaman sekitar 50 kilometer di bawah permukaan laut. Meski guncangan terasa cukup kuat di sejumlah wilayah, otoritas memastikan tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.
Di Prefektur Miyagi, intensitas gempa tercatat mencapai skala 5 bawah dalam sistem intensitas seismik Jepang. Getaran juga dirasakan di Prefektur Iwate dan beberapa wilayah lain di timur laut Jepang dengan intensitas lebih rendah. Warga dilaporkan sempat berhamburan keluar rumah dan bangunan untuk menyelamatkan diri sesaat setelah sirene peringatan berbunyi.
Dampak gempa langsung terasa pada sektor transportasi. Operator kereta api East Japan Railway Company (JR East) menghentikan sementara layanan Tohoku Shinkansen untuk melakukan pemeriksaan keamanan jalur dan infrastruktur. Penghentian perjalanan dilakukan pada rute yang menghubungkan Tokyo hingga Prefektur Aomori.
“Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pengamanan untuk memastikan tidak ada kerusakan pada rel maupun sistem operasional,” demikian pernyataan JR East.
Perhatian juga tertuju pada fasilitas nuklir di kawasan Fukushima, mengingat wilayah tersebut pernah menjadi lokasi bencana nuklir besar akibat gempa dan tsunami pada 2011. Namun operator PLTN Fukushima Daiichi memastikan tidak ditemukan anomali ataupun kerusakan pada sistem pembangkit setelah gempa terjadi.
Hingga Jumat malam, pemerintah daerah dan otoritas penanggulangan bencana Jepang masih melakukan pendataan terkait kemungkinan kerusakan bangunan maupun korban luka. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa.
JMA mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan dalam beberapa hari ke depan. Jepang merupakan salah satu negara dengan aktivitas seismik tertinggi di dunia karena berada di jalur Cincin Api Pasifik.(*)










