JAMBI, Signalberita.com – Pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung di Sumatera Selatan terus dipercepat. Ruas yang menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ini kini telah mencapai progres konstruksi 87,18 persen.
Dengan capaian tersebut, pekerjaan fisik Tol Palembang–Betung masih menyisakan sekitar 12,82 persen untuk mencapai 100 persen.
Percepatan pembangunan menjadi perhatian karena ruas tol tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas Sumatera Selatan dengan wilayah Jambi. Proyek ini juga diharapkan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang, terutama menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027.
Wakil Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Sugeng Rochadi, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai langkah percepatan dengan memperkuat koordinasi bersama para pemangku kepentingan.
“Hutama Karya berkomitmen mempercepat pembangunan JTTS, termasuk Jalan Tol Palembang-Betung,” kata Sugeng saat mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di kawasan Jembatan Musi V, Palembang, Kamis (17/9/2026).
Salah satu bagian penting dalam proyek tersebut adalah Jembatan Musi V. Struktur yang menjadi penghubung dalam koridor Tol Palembang–Betung itu saat ini telah mencapai progres pembangunan 96,44 persen.
Selain progres fisiknya yang hampir rampung, Jembatan Musi V juga telah dinyatakan lulus uji laik fungsi oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada 6 Juli 2026.
Perkembangan proyek tersebut turut menjadi perhatian dalam kunjungan Komisi V DPR RI. Wakil Ketua Komisi V DPR RI sekaligus Ketua Tim Kunjungan, Syaiful Huda, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol membutuhkan koordinasi lintas pihak.
“Kami mendukung percepatan pembangunan jalan tol di Sumatera Selatan. Dalam pelaksanaannya, tentu terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan bersama,” ujar Syaiful.
Ia menilai sinergi antara DPR RI, pemerintah daerah, Kementerian Pekerjaan Umum dan badan usaha jalan tol diperlukan agar pembangunan dapat terus berjalan sesuai target.
Tol Palembang–Betung sendiri menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan jaringan JTTS menuju Jambi. Konektivitas tersebut nantinya akan dilanjutkan melalui pengembangan ruas tol berikutnya, termasuk rencana Jalan Tol Jambi–Rengat yang mengarah ke Provinsi Riau.
Jika jaringan antarruas tersebut terus berkembang, konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatera akan semakin terintegrasi. Selain perjalanan masyarakat, keberadaan jaringan tol juga diharapkan mendukung distribusi logistik dan memperlancar mobilitas barang antarprovinsi.
Hutama Karya menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), DPR RI, pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya dalam melanjutkan pembangunan.(Tim)




















