SYDNEY SB– Sektor tunggal putra Indonesia tampil gemilang pada babak perempat final Australia Terbuka 2026. Setelah Alwi Farhan memastikan tempat di semifinal, Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed juga berhasil mengamankan tiket ke empat besar.
Bertanding di Quaycentre, Sydney, Australia, Jumat (12/6), Ubed tampil impresif saat menghadapi wakil Malaysia, Justin Hoh. Pebulu tangkis muda Indonesia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-7 dan 21-13.
Kemenangan tersebut menjadi ajang revans bagi Ubed setelah sebelumnya kalah dari Justin Hoh pada Badminton Asia Team Championships (BATC).
“Alhamdulillah sangat senang dan bersyukur bisa di beri kemenangan tanpa cedera serta memenuhi target saya. Di pertemuan terakhir saya kalah di BATC, dari situ saya belajar dan mencoba menganalisis kembali permainan sebelumnya,” ujar Ubed usai pertandingan.
Ubed mengungkapkan bahwa kunci kemenangannya adalah bermain agresif sejak awal dan tidak memberi kesempatan lawan mengembangkan permainan.
“Dari awal saya sudah harus siap dan fokus pada pola permainan sendiri. Saya ingin menekan lebih dulu tanpa banyak mencoba pukulan yang berisiko. Strategi itu berjalan baik, terutama di gim pertama. Di gim kedua saya berusaha mempertahankan tekanan dan tetap bermain nyaman,” katanya.
Meski menang cukup meyakinkan, Ubed mengakui sempat mendapat perlawanan sengit dari Justin Hoh setelah interval gim kedua.
“Selepas interval dia mulai menemukan cara untuk mengimbangi permainan saya sehingga sempat membuat saya sedikit kebingungan. Ada perlawanan yang cukup kuat di akhir gim kedua,” ungkapnya.
Ubed melaju ke semifinal
Keberhasilan Ubed melaju ke semifinal melengkapi dominasi tunggal putra Indonesia di Sydney. Sebelumnya, Alwi Farhan lebih dulu memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan wakil Chinese Taipei, Lee Chia Hao, dengan skor 21-18 dan 21-15.
Pada babak semifinal, Ubed akan menghadapi wakil China, Dong Tian Yao. Lawannya itu sedang dalam performa terbaik setelah menyingkirkan sejumlah pemain unggulan, termasuk Anthony Sinisuka Ginting, Chou Tien-chen, dan Ng Ka Long.
“Besok saya akan menghadapi Dong Tian Yao. Dia berhasil ke semifinal setelah mengalahkan beberapa pemain top. Saya harus mempersiapkan diri lebih baik, baik dari segi mental maupun strategi permainan. Saya harus waspada,” ujar Ubed.
Meski menyadari tantangan berat yang menantinya, Ubed tetap optimistis mampu melangkah lebih jauh.
“Semua pemain punya peluang yang sama. Semoga besok saya bisa tampil lebih baik dan melangkah ke final,” tutupnya.(*)










