JAKARTA, Signalberita.com – Bagi kamu yang ingin berlibur ke luar negeri bersama keluarga dan teman, perlu mempertimbangkan ini mulai dari destinasi yang menarik, banyak pelancong juga mulai memperhitungkan faktor biaya perjalanan, nilai tukar mata uang, serta kemudahan masuk ke negara tujuan tanpa proses visa yang rumit.
Negara-negara dengan kebijakan bebas visa atau persyaratan masuk yang lebih sederhana menjadi pilihan favorit karena mampu menghemat waktu dan biaya perjalanan. Tak hanya itu, kurs mata uang yang relatif rendah terhadap rupiah juga membuat pengeluaran selama liburan terasa lebih ringan.
Berdasarkan data nilai tukar terbaru, sejumlah negara di Asia menawarkan kombinasi menarik antara biaya terjangkau, lokasi yang dekat dari Indonesia, serta beragam destinasi wisata yang memikat.
Vietnam Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Hemat
Vietnam menjadi salah satu negara yang paling banyak di lirik wisatawan Indonesia. Selain jaraknya yang relatif dekat, biaya hidup di negara ini masih tergolong ramah di kantong.
Kota-kota seperti Hanoi, Ho Chi Minh City, Da Nang, hingga Ha Long Bay menawarkan beragam pilihan wisata mulai dari budaya, kuliner, hingga panorama alam yang menawan.
Dengan nilai tukar sekitar Rp0,67 per dong Vietnam, wisatawan Indonesia dapat menikmati daya beli yang lebih besar saat bertransaksi selama berada di negara tersebut.
Thailand Tetap Menjadi Pilihan Utama
Thailand masih menjadi salah satu destinasi luar negeri favorit bagi masyarakat Indonesia. Negara yang di kenal sebagai Negeri Gajah Putih ini menawarkan kombinasi wisata belanja, kuliner, budaya, hingga pantai tropis yang menarik.
Bangkok, Phuket, Pattaya, dan Chiang Mai menjadi beberapa kota yang paling banyak di kunjungi wisatawan mancanegara.
Dari sisi biaya, nilai tukar baht Thailand yang berada di kisaran Rp536 per baht masih dianggap cukup terjangkau untuk berbagai kebutuhan selama liburan.
Kamboja Tawarkan Wisata Sejarah dan Budaya
Bagi wisatawan yang menyukai sejarah dan budaya, Kamboja dapat menjadi alternatif menarik. Negara ini terkenal dengan kompleks candi Angkor Wat yang menjadi salah satu situs warisan dunia paling populer di Asia Tenggara.
Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati suasana khas Phnom Penh, pasar tradisional, hingga ragam kuliner lokal yang unik.
Saat ini, satu riel Kamboja bernilai sekitar Rp4,42, menjadikannya salah satu mata uang dengan kurs rendah terhadap rupiah.
Uzbekistan dan Kazakhstan Mulai Dilirik Wisatawan
Selain Asia Tenggara, negara-negara di Asia Tengah mulai menarik perhatian wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda.
Uzbekistan menawarkan kekayaan sejarah Jalur Sutra melalui kota-kota bersejarah seperti Samarkand, Bukhara, dan Khiva yang di penuhi bangunan berarsitektur Islam klasik.
Sementara itu, Kazakhstan menghadirkan lanskap alam yang luas, mulai dari pegunungan, danau, hingga kota modern seperti Almaty dan Astana.
Nilai tukar mata uang kedua negara tersebut juga masih cukup bersahabat. Satu som Uzbekistan berada di kisaran Rp1,48, sedangkan satu tenge Kazakhstan sekitar Rp36,61.
Korea Selatan Masih Jadi Magnet Wisata Asia
Korea Selatan tetap menjadi salah satu destinasi paling di minati wisatawan Indonesia berkat popularitas K-pop, K-drama, serta wisata modern di Seoul dan Busan.
Meski demikian, wisatawan perlu memperhatikan aturan masuk yang berlaku. Korea Selatan saat ini memberikan fasilitas bebas visa khusus bagi wisatawan grup asal Indonesia dalam periode tertentu hingga akhir 2026.
Kebijakan tersebut belum berlaku untuk seluruh wisatawan individu sehingga calon pelancong tetap perlu memastikan syarat perjalanan sebelum berangkat.
Dengan nilai tukar sekitar Rp11,63 per won, Korea Selatan masih menjadi salah satu destinasi Asia yang cukup menarik untuk di kunjungi.
Liburan Hemat ke Luar Negeri Semakin Mudah
Perpaduan antara kurs mata uang yang relatif rendah, akses perjalanan yang mudah, serta kebijakan bebas visa membuat sejumlah negara di Asia semakin di minati wisatawan Indonesia.
Vietnam, Thailand, Kamboja, Uzbekistan, Kazakhstan, hingga Korea Selatan menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati liburan luar negeri tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar.(*)










