GORONTALO-Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah untuk menjamin kecukupan pangan dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak di seluruh Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Rabu. Menurut Prabowo, pemenuhan kebutuhan pangan harus menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan hidup masyarakat.
Ia menilai masih ada sebagian pihak yang meragukan manfaat program MBG. Namun, menurutnya, masyarakat yang sehari-hari bergantung pada sektor pertanian dan perikanan justru memahami pentingnya program tersebut, baik untuk pemenuhan gizi maupun sebagai penggerak ekonomi desa.
Prabowo menekankan bahwa persoalan kelaparan tidak boleh dianggap sepele. Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh warga negara memperoleh akses terhadap makanan yang cukup dan bergizi.
Kepala Negara juga mengingatkan bahwa sejumlah lembaga internasional telah memperingatkan risiko meningkatnya krisis pangan dunia. Oleh karena itu, Indonesia harus terus memperkuat kemandirian pangan agar tidak bergantung pada pasokan dari luar negeri.
Menurut Prabowo, kondisi pangan nasional saat ini menunjukkan perkembangan positif. Peningkatan produksi sejumlah komoditas strategis telah membawa Indonesia menuju posisi yang lebih kuat dalam menjaga stabilitas pasokan pangan.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat, program MBG dinilai mampu menciptakan pasar yang berkelanjutan bagi hasil pertanian, peternakan, dan perikanan dalam negeri. Dengan demikian, program tersebut tidak hanya berdampak pada sektor sosial, tetapi juga mendukung kesejahteraan para petani dan nelayan.
Pemerintah, lanjut Prabowo, berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan pangan nasional sebagai langkah antisipasi menghadapi ketidakpastian global sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.(*)










