SIGNALBERITA.COM – Roda belakang yang terasa bergoyang saat Yamaha NMAX di gunakan berkendara tidak boleh diabaikan. Selain mengurangi kenyamanan, kondisi ini juga dapat menurunkan kestabilan motor dan meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak segera di tangani.
Masalah tersebut bisa di picu oleh berbagai faktor, mulai dari hal sederhana seperti tekanan angin ban yang tidak sesuai hingga kerusakan pada komponen kaki-kaki. Karena itu, pengendara perlu melakukan pemeriksaan sejak gejala awal mulai terasa.
1. Tekanan Angin Ban Terlalu Rendah
Penyebab paling umum adalah tekanan angin ban yang kurang. Ban dengan tekanan rendah akan lebih mudah berubah bentuk saat menerima beban, sehingga motor terasa limbung atau bergoyang ketika melaju.
Untuk Yamaha NMAX, tekanan angin yang di anjurkan umumnya sekitar 29 psi pada ban depan dan 32–33 psi pada ban belakang. Tekanan tersebut di nilai mampu menjaga keseimbangan antara kenyamanan, daya cengkeram, serta umur pakai ban.
Pemeriksaan tekanan angin sebaiknya di lakukan secara rutin, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh.
2. Sokbreker Belakang Mengalami Kebocoran
Suspensi belakang yang bocor juga dapat menyebabkan roda terasa tidak stabil. Saat oli pada sokbreker merembes keluar, kemampuan suspensi dalam meredam guncangan akan menurun sehingga motor terasa bergoyang ketika melewati jalan bergelombang.
Cara mengeceknya cukup mudah, yaitu dengan melihat tabung suspensi. Jika terdapat bekas rembesan oli, kemungkinan besar sokbreker mengalami kebocoran.
Apabila kondisi ini di temukan, segera lakukan servis atau ganti komponen yang rusak agar kerusakan tidak merambat ke bagian kaki-kaki lainnya.
3. Bearing Roda Sudah Aus atau Oblak
Bearing atau laher roda berfungsi menjaga putaran roda tetap stabil. Ketika komponen ini mulai aus atau longgar, roda belakang bisa bergeser dan menimbulkan sensasi goyang saat motor berjalan.
Gejala lainnya biasanya berupa suara dengung atau bunyi kasar yang berasal dari area roda belakang.
Karena letaknya berada di dalam hub roda, pemeriksaan bearing umumnya memerlukan pembongkaran roda agar kondisinya dapat di pastikan secara menyeluruh.
4. Baut As Roda Mengendur
Baut as roda yang longgar juga menjadi penyebab yang sering luput dari perhatian. Padahal, baut yang tidak terpasang dengan kencang dapat membuat roda belakang bergoyang meskipun kondisi ban dan bearing masih baik.
Seorang mekanik Bahana Motor di Ciracas, Jakarta Timur, Febriyan Albar, menjelaskan bahwa baut as roda yang di biarkan longgar berpotensi terlepas. Meski roda masih tertahan oleh swing arm, posisi ban bisa berubah sehingga membahayakan pengendara.
Karena itu, kekencangan baut as roda perlu di periksa secara berkala, terutama saat servis rutin. Langkah sederhana ini dapat mencegah kerusakan yang lebih serius sekaligus menjaga keselamatan selama berkendara.
Lakukan Pemeriksaan Secara Berkala
Melakukan pemeriksaan pada tekanan angin ban, kondisi suspensi, bearing roda, hingga baut as merupakan bagian penting dari perawatan Yamaha NMAX. Dengan memastikan seluruh komponen tersebut dalam kondisi prima, kenyamanan dan keamanan berkendara dapat tetap terjaga sekaligus mengurangi risiko kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.(*)









