JAMBI, Signalberita.com – Proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Jambi-Rengat, akan mulai di kerjakan. Ratusan warga yang terdampak pembangunan tersebut mendapat perhatian dan dukungan ekonomi dari Pemerintah.
Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan berdasarkan data ada sekitar 519 warga terdampak proyek tersebut. Pemerintah bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan bantuan berupa pelatihan, modal usaha hingga dukungan di sektor pertanian.
“Ya, Ada 519 tadi warga yang terdampak. Nah, ini nanti oleh teman-teman dari Kementerian PU sudah ada rencana mereka memberikan bantuan pelatihan, modal untuk mereka bekerja,” kata Al Haris saat membuka Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan JTTS Ruas Jambi-Rengat di Aula Kantor Dinas PUTR Provinsi Jambi.
Menurut Al Haris, bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk kemungkinan pemberian bibit dan dukungan untuk mengembangkan usaha pertanian.
Ia menegaskan, pembangunan tol tidak boleh membuat masyarakat terdampak merasa ditinggalkan. Hak masyarakat harus dipenuhi dan keberlangsungan ekonomi mereka tetap diperhatikan.
Di sisi lain, Pemprov Jambi terus mendorong penyelesaian persoalan lahan. Al Haris menargetkan seluruh persoalan lahan Tol Jambi-Rengat rampung Desember 2026, sehingga pembangunan fisik ditargetkan mulai bergerak pada Januari 2027.
Pembangunan tol tersebut di harapkan memperkuat konektivitas Jambi dengan wilayah sekitarnya, memperlancar mobilitas orang dan barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(Tim)




















