JAKARTA, Signalberita.com — Google mulai memperluas fitur Scam Detection, teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang di rancang untuk mendeteksi pola percakapan yang mengarah pada aksi penipuan. Hal ini untuk mencegah di melindungi pengguna Android.
Fitur tersebut sebelumnya identik dengan perangkat Google Pixel. Namun, Google kini mulai memperluas dukungan Scam Detection ke perangkat dari produsen lain.
Google secara resmi telah memperluas fitur tersebut ke Samsung Galaxy S26 series di Amerika Serikat. Kini, merek Vivo juga terindikasi menjadi salah satu produsen berikutnya yang berpotensi mendapatkan dukungan Scam Detection.
Kode Internal Indikasikan Dukungan Vivo
Indikasi tersebut di temukan melalui analisis Android Authority terhadap aplikasi Phone by Google versi 234.0.9.
Dalam analisis tersebut, di temukan istilah “Sharpie” pada kode internal yang berkaitan dengan pengembangan Scam Detection. Istilah tersebut disebut mengindikasikan adanya dukungan untuk perangkat Vivo.
Meski demikian, temuan ini belum dapat di anggap sebagai konfirmasi bahwa seluruh perangkat Vivo akan mendapatkan fitur tersebut. Google juga belum secara resmi mengumumkan ketersediaan Scam Detection untuk seluruh lini smartphone Vivo.
Cara Kerja Scam Detection
Scam Detection memanfaatkan AI Gemini yang berjalan langsung di perangkat untuk menganalisis pola percakapan yang umum ditemukan dalam modus penipuan melalui telepon.
Apabila sistem mendeteksi adanya indikasi panggilan scam, pengguna dapat menerima peringatan audio dan haptic secara langsung selama panggilan berlangsung.
Teknologi ini di rancang untuk membantu pengguna menyadari adanya potensi penipuan tanpa harus menghentikan percakapan terlebih dahulu.
Pemrosesan Di lakukan di Perangkat
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah privasi pengguna. Google menyatakan bahwa pemrosesan Scam Detection di lakukan secara langsung di perangkat.
Dengan pendekatan tersebut, audio percakapan tidak direkam, disimpan, maupun di kirim ke Google atau pihak ketiga.
Hal ini memungkinkan fitur mendeteksi pola percakapan mencurigakan sekaligus menjaga agar isi percakapan pengguna tetap berada di perangkat.
Belum Semua HP Vivo Di pastikan Mendapatkan Fitur
Meski kode internal mengindikasikan dukungan untuk Vivo, pengguna sebaiknya tidak langsung menganggap semua smartphone Vivo akan memperoleh Scam Detection.
Untuk saat ini, dukungan Vivo masih sebatas indikasi berdasarkan analisis kode aplikasi. Belum ada pengumuman resmi dari Google yang memastikan fitur tersebut akan tersedia di seluruh perangkat Vivo.
Sementara itu, Google telah mengonfirmasi secara resmi bahwa Scam Detection diperluas ke Samsung Galaxy S26 series di Amerika Serikat.
Jika smartphone nantinya mampu mendeteksi modus penipuan ketika pengguna sedang menerima panggilan, teknologi seperti Scam Detection berpotensi menjadi salah satu fitur keamanan standar pada smartphone masa depan.(*)




















