YOGYAKARTA SB — Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan bahwa Joko Widodo atau Jokowi merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM. Kampus juga menyatakan ijazah dan skripsi Jokowi merupakan dokumen yang di terbitkan UGM.
Penegasan tersebut di sampaikan di tengah kembali munculnya perbincangan mengenai perbedaan nomor maupun format ijazah Jokowi dengan dokumen milik sejumlah alumni lainnya.
Pihak UGM menjelaskan bahwa perbedaan format dan penomoran dokumen tidak serta-merta dapat di jadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa suatu ijazah tidak asli.
Administrasi pendidikan pada era 1980-an di sebut memiliki sistem yang berbeda dengan standar dokumen yang di gunakan saat ini.
UGM juga menyatakan memiliki arsip yang berkaitan dengan riwayat akademik Jokowi selama menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan.
UGM Tegaskan Riwayat Akademik Jokowi
Sigit, perwakilan UGM yang memberikan penjelasan mengenai polemik tersebut, menegaskan bahwa Jokowi tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM dan menjalani proses akademik selama masa studinya.
Menurut dia, Jokowi mengikuti berbagai mata kuliah, mengerjakan skripsi, serta aktif dalam kegiatan mahasiswa, termasuk Silvagama.
“Perlu di ketahui ijazah dan skripsi dari Joko Widodo adalah asli. Ia pernah kuliah di sini, teman satu angkatan beliau mengenal baik beliau, beliau aktif di kegiatan mahasiswa (Silvagama), beliau tercatat menempuh banyak mata kuliah, mengerjakan skripsi, sehingga ijazahnya pun di keluarkan oleh UGM adalah asli,” kata Sigit.
UGM sebelumnya juga telah menyampaikan bahwa kampus memiliki dokumen dan arsip yang berkaitan dengan perjalanan akademik Jokowi.
Pihak kampus menekankan, penilaian terhadap keaslian dokumen pendidikan perlu mempertimbangkan konteks administrasi pada saat dokumen tersebut di terbitkan. Dengan demikian, perbedaan tampilan, format, atau penomoran dengan ijazah yang di terbitkan pada periode berbeda tidak dengan sendirinya membuktikan adanya persoalan keaslian.
Pernyataan UGM tersebut menjadi bagian dari respons kampus terhadap polemik mengenai dokumen pendidikan Jokowi yang kembali menjadi perhatian publik.(*)


















