JAKARTA, Signalberita.com – Bank Mandiri terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperluas pasar melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan menghadirkan fitur Livin’ Food dalam aplikasi super app Livin’ by Mandiri.
Fitur pemesanan makanan ini menghubungkan pelaku usaha kuliner dengan konsumen melalui satu platform digital. Nasabah dapat memilih berbagai merchant, mulai dari UMKM hingga merek kuliner ternama, sekaligus melakukan pemesanan dan pembayaran langsung melalui aplikasi.
Direktur Network & Retail Funding Bank Mandiri, Jan Winston Tambunan, mengatakan Livin’ Food menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Menurut Jan, digitalisasi membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada lebih banyak konsumen dan memperluas jangkauan pemasaran.
“Melalui Livin’ Food, kami ingin memudahkan nasabah memesan makanan sekaligus membantu merchant memperkenalkan produk kepada lebih banyak konsumen,” ujar Jan dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/10/2026).
Livin’ Food Gandeng Lebih dari 2.300 Merchant
Bank Mandiri menyebut Livin’ Food memiliki potensi menjangkau lebih dari 42 juta pengguna aplikasi Livin’ by Mandiri. Kondisi ini memberikan peluang bagi merchant kuliner untuk meningkatkan visibilitas produk dan mendapatkan calon pelanggan baru.
Pada tahap awal pengembangan, Livin’ Food telah bekerja sama dengan lebih dari 2.300 merchant kuliner. Mayoritas mitra tersebut merupakan pelaku UMKM.
Bank Mandiri berencana terus menambah jumlah merchant melalui perluasan kerja sama dengan pelaku usaha kuliner di berbagai daerah Indonesia.
Selain memperluas akses pasar, Bank Mandiri juga menawarkan skema biaya transaksi yang kompetitif dan akses terhadap fasilitas pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Perusahaan turut menerapkan sistem keamanan berlapis dalam transaksi digital untuk meminimalkan risiko pesanan fiktif.
Nasabah Bisa Bayar Tanpa Isi Saldo Dompet Digital
Livin’ Food juga menawarkan kemudahan bagi nasabah dalam memesan dan membayar makanan. Pengguna dapat memilih sumber pembayaran melalui rekening tabungan atau Mandiri Kartu Kredit tanpa harus mengisi saldo dompet digital terlebih dahulu.
Nasabah juga bisa menggunakan Livin’ Poin untuk mendapatkan potongan harga saat melakukan pembayaran.
Jan mengatakan pengembangan layanan digital Bank Mandiri tidak hanya berfokus pada kemudahan transaksi, tetapi juga menciptakan manfaat bagi seluruh pihak dalam ekosistem, termasuk nasabah dan pelaku UMKM.
“Melalui kolaborasi dengan mitra dan pelaku usaha, kami ingin layanan ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi nasabah, UMKM, dan perekonomian,” katanya.
Pengguna Livin’ by Mandiri Capai 42,6 Juta
Kehadiran Livin’ Food semakin memperluas layanan Livin’ by Mandiri sebagai super app yang menggabungkan kebutuhan finansial dan gaya hidup dalam satu aplikasi.
Bank Mandiri mencatat jumlah pengguna terdaftar Livin’ by Mandiri mencapai 42,6 juta orang per September 2026.
Sepanjang Januari hingga September 2026, aplikasi tersebut memproses 4,2 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp3.863 triliun. Jumlah transaksi tumbuh 22 persen secara tahunan, sedangkan nilai transaksinya meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Bank Mandiri terus mengembangkan layanan dengan mengutamakan pengalaman nasabah. Melalui satu aplikasi, pengguna dapat mengakses berbagai kebutuhan, mulai dari menabung, bertransaksi, memperoleh pembiayaan, berinvestasi, hingga menikmati layanan gaya hidup.
Jan menegaskan, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan mitra dan pelaku UMKM agar produk lokal semakin mudah terhubung dengan konsumen.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat akses pasar, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.(*)




















