TURIN, Signalberita.com – Como 1907 meraih kemenangan penting setelah menaklukkan Torino dengan skor 3-1 pada pertandingan pekan kesembilan Liga Italia yang berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino. Sempat tertinggal lebih dahulu, tim asuhan Cesc Fàbregas bangkit pada babak kedua dan membalikkan keadaan melalui gol Jacobo Ramón, Nico Paz, dan Martin Baturina.
Torino sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Che Adams membawa tuan rumah unggul pada menit ke-23 babak pertama melalui gol dari skema permainan terbuka.
Keunggulan tersebut bertahan hingga memasuki babak kedua. Namun, Como menunjukkan respons positif dan berhasil mencetak tiga gol untuk memastikan kemenangan dengan skor akhir 3-1.
Jacobo Ramón, Nico Paz, dan Martin Baturina menjadi penentu kebangkitan Como melalui gol-gol yang tercipta pada menit ke-36, ke-42, dan ke-46 babak kedua.
Tiga Gol Babak Kedua Antar Como Raih Kemenangan
Como meningkatkan tekanan setelah tertinggal pada babak pertama. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika Jacobo Ramón mencetak gol penyeimbang pada menit ke-36 babak kedua.
Enam menit kemudian, Nico Paz membawa Como berbalik unggul. Gol tersebut semakin memperkuat momentum tim tamu yang terus menekan pertahanan Torino.
Martin Baturina kemudian menambah keunggulan pada menit ke-46 babak kedua. Gol itu memastikan Como menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 meski sempat berada dalam posisi tertinggal.
Hasil ini memperlihatkan efektivitas Como dalam memanfaatkan peluang pada babak kedua setelah kesulitan menembus pertahanan Torino di paruh pertama pertandingan.
Nico Paz Tampil Menonjol
Nico Paz menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam kemenangan Como. Gelandang tersebut mencetak satu gol dan tercatat melepaskan enam percobaan ke arah gawang lawan.
Penjaga gawang Como, Robert Sánchez, juga tampil penting dengan melakukan lima penyelamatan. Aksinya membantu tim menjaga peluang untuk bangkit setelah kebobolan lebih dahulu.
Sementara itu, gelandang Como Maxence Caqueret nyaris ikut mencatatkan namanya di papan skor. Namun, dua percobaannya membentur tiang gawang sehingga gagal menghasilkan gol.
Susunan Pemain Torino dan Como
Torino yang ditangani Ignazio Abate menggunakan formasi 3-5-2. Lucas Perri berdiri di bawah mistar, dengan Pietro Comuzzo, Ardian Ismajli, dan Saúl Coco mengisi lini pertahanan.
Di sektor tengah, Torino menurunkan Alessio Cacciamani, Kian Fitz-Jim, Daniel Bragança, Nikola Vlasic, dan Rafik Belghali. Sementara Giovanni Simeone dan Che Adams menjadi duet penyerang.
Como asuhan Cesc Fàbregas menggunakan formasi 4-5-1. Robert Sánchez mengawal gawang, didukung Yan Couto, Marc Kempf, Jacobo Ramón, dan Álex Valle di lini belakang.
Lini tengah diisi Máximo Perrone, Luis Milla, Lucas Da Cunha, Nico Paz, dan Maxence Caqueret. Anastasios Douvikas menjadi ujung tombak Como dalam pertandingan tersebut.
Laga dipimpin wasit Giuseppe Collu.
Daftar Pergantian Pemain
Torino melakukan sejumlah pergantian untuk mengubah jalannya pertandingan. Pada menit ke-54 babak kedua, Alessio Cacciamani digantikan Nathan Patterson, sedangkan Kian Fitz-Jim keluar untuk memberi tempat kepada Gvidas Gineitis.
Giovanni Simeone kemudian digantikan Sandro Kulenovic pada menit ke-73. Menjelang akhir pertandingan, Rafik Belghali dan Daniel Bragança digantikan Gaetano Oristanio serta Emirhan Ilkhan pada menit ke-89.
Torino juga menerima satu kartu kuning yang diberikan kepada Rafik Belghali pada menit ke-27 babak kedua karena perilaku tidak sportif.
Di kubu Como, Máximo Perrone dan Maxence Caqueret ditarik keluar pada menit ke-57 untuk digantikan Jayden Addai dan Martin Baturina. Pada menit ke-69, Álex Valle digantikan Kaiki Bruno.
Como kembali melakukan pergantian pada menit ke-77. Jayden Addai keluar untuk digantikan Samuele Ricci, sedangkan Luis Milla digantikan Ivan Smolcic.
Posisi Klasemen dan Jadwal Berikutnya
Kemenangan ini membuat Como mengoleksi 20 poin dan menempati peringkat keempat klasemen sementara. Sementara itu, Torino tertahan dengan 13 poin di posisi kedelapan.
Pada pertandingan berikutnya, Torino dijadwalkan bertandang ke markas Frosinone. Como akan kembali bermain di kandang dengan menjamu Venezia.
Kemenangan di Turin menjadi tambahan modal penting bagi Como dalam persaingan papan atas. Sebaliknya, Torino perlu mengevaluasi penampilan pada babak kedua setelah gagal mempertahankan keunggulan yang diperoleh lebih awal.


















