SUNGAI PENUH – Prestasi Kabupaten Kerinci dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi tahun 2026 kembali menjadi sorotan, pasalnya MTQH provinsi Jambi sebelumnya Kerinci mendapatkan peringkat ke 11 tingkat provinsi Jambi dari 11 kab /kota dan Tahun ini gelar itu masih juga dipertahankan bupati Kerinci Menjadi dengan nilai 71 poin.
Hasil tersebut menjadi catatan buruk bagi Kabupaten Kerinci. Di tengah harapan masyarakat agar prestasi daerah meningkat, kontingen Kerinci justru kembali menempati posisi juru kunci dalam kompetisi keagamaan tingkat Provinsi Jambi tersebut.
Capaian ini sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Kerinci di bawah kepemimpinan Bupati Monadi. Evaluasi menyeluruh terhadap pola pembinaan, persiapan kafilah, hingga strategi peningkatan kualitas peserta dinilai perlu dilakukan agar hasil serupa tidak terus berulang.
Berbanding terbalik dengan Kerinci, Kota Sungai Penuh justru mampu menunjukkan hasil yang lebih baik. Dengan raihan 246 poin, Sungai Penuh berhasil menempati peringkat keempat dari 11 kabupaten/kota yang ambil bagian.
Hasil akhir MTQH ke-55 tersebut diumumkan pada malam penutupan, Sabtu (7/11/2026).
Kota Jambi keluar sebagai juara umum dengan perolehan 674 poin. Posisi kedua ditempati Kabupaten Muaro Jambi dengan 415 poin, disusul Kabupaten Tanjung Jabung Barat di peringkat ketiga dengan 402 poin.
Keberhasilan Sungai Penuh menembus empat besar mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja keras para kafilah, pelatih, pembina, serta seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan peserta menghadapi kompetisi tersebut.
Kabag Kesra Setda Kota Sungai Penuh, Indra, membenarkan capaian tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang telah berjuang membawa nama Kota Sungai Penuh.
“Alhamdulillah, kita masuk empat besar MTQ. Terima kasih dan apresiasi yang tinggi untuk semua kafilah yang ikut MTQ ini,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin. Ia mengaku bersyukur atas hasil yang diraih dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh kafilah serta pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan MTQH ke-55.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kafilah serta semua pihak yang terlibat dalam MTQ ini hingga kita masuk peringkat empat,” ujarnya.
Adapun hasil lengkap perolehan poin MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi 2026, yakni Kota Jambi 674 poin, Muaro Jambi 415 poin, Tanjung Jabung Barat 402 poin, Sungai Penuh 246 poin, Tanjung Jabung Timur 220 poin, Batang Hari 213 poin, Merangin 176 poin, Sarolangun 155 poin, Bungo 122 poin, Tebo 90 poin, dan Kabupaten Kerinci 71 poin.
Posisi Sungai Penuh di empat besar menjadi capaian positif sekaligus menunjukkan adanya potensi peningkatan prestasi melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
Sementara itu, hasil yang kembali menempatkan Kerinci di posisi terbawah patut menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah. Pembinaan yang lebih terukur, peningkatan kualitas pelatih, penjaringan peserta potensial, serta persiapan jauh sebelum kompetisi menjadi sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian.
Masyarakat tentu berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci tidak sekadar menjadikan hasil MTQH tahun ini sebagai catatan, tetapi juga menjadikannya momentum untuk membenahi sistem pembinaan keagamaan agar prestasi Kerinci dapat kembali bersaing pada MTQH mendatang.(spl)






















