MUAROJAMBI, Signalberita.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali membayangi Muaro Jambi. Dua titik kebakaran dilaporkan terjadi hampir bersamaan di Desa Niaso, Kecamatan Maro Sebo, Selasa (8/9/2026) siang.
Kepala dinas Damkarmat muaro jambi, Faturrahman melalui seksis Damkarmat muaro jambi,Herman Susilo menyampaikan, Api pertama muncul di RT 01 Desa Niaso sekitar pukul 13.37 WIB. Kebakaran melanda lahan yang belum diketahui pemiliknya, “sebutnya.
Tak ingin api meluas, Regu 02 Pos Kumpeh Ulu Disdamkarmat Muaro Jambi langsung bergerak empat menit setelah laporan diterima. Petugas menggunakan armada BH 8014 GZ dan tiba untuk melakukan penanganan di lokasi, ” Bebernya.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 15.05 WIB. Sebanyak 8.000 liter air dikerahkan untuk menjinakkan api di lokasi pertama.
Belum selesai penanganan titik pertama, laporan kebakaran kembali masuk.
Sekitar pukul 14.31 WIB, Call Center Disdamkarmat Muaro Jambi menerima laporan kebakaran kedua di RT 04 Desa Niaso. Kali ini, api membakar sampah di pinggir jalan.
Regu yang sama kembali bergerak. Dua menit setelah laporan diterima, petugas menuju lokasi kedua dan melakukan pemadaman.
Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.05 WIB. Untuk lokasi kedua, petugas menghabiskan sekitar 4.000 liter air.
Artinya, dalam menangani dua titik kebakaran tersebut, petugas mengerahkan sedikitnya 12.000 liter air.
Meski kedua kebakaran berhasil dipadamkan, persoalan penyebab munculnya api belum terjawab.
Hingga penanganan selesai, asal-usul api masih belum diketahui. Pemilik lahan maupun sampah yang terbakar juga belum diketahui.
Tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian materi dalam dua kejadian tersebut.
Namun, munculnya dua titik kebakaran di satu desa pada siang yang sama menjadi peringatan serius di tengah kondisi Muaro Jambi yang sedang menghadapi ancaman Karhutla.(Tim)




















