• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
    • Batanghari
    • Bute
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Muaro Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sungai Penuh
    • Sarko
    • Tanjab
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Milenial
    • Politik
    • Otomotif
    • Sastra & Budaya
    • Teknologi
    • Wisata Kita
    • Opini
    • Uncategorized
    • Video Viral
Kamis, Oktober 29, 2026
signalberita.com
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
signalberita.com
No Result
View All Result

Kemarau Jambi, Ratusan Hektare Padi Kerinci dan Sungai Penuh Ikut Terdampak

Redaksi SB by Redaksi SB
13 September 2026
0
Ratusan Hektare Padi Kerinci dan Sungai Penuh Ikut Terdampak

Ratusan Hektare Padi Kerinci dan Sungai Penuh Ikut Terdampak. Foto: Ilustrasi

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAMBI, Signalberita.com– Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Jambi mulai memberikan dampak terhadap sektor pertanian. Tanaman padi sawah di sejumlah daerah mengalami kerusakan akibat terbatasnya ketersediaan air.

Berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi hingga akhir Agustus 2026, total 53 hektare tanaman padi tercatat mengalami puso atau gagal panen.

Selain lahan yang sudah mengalami puso, ribuan hektare tanaman padi lainnya mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda, mulai dari ringan, sedang hingga berat.

BacaJuga

Kapolda Jambi Diminta Usut Dugaan Rokok Ilegal Kerinci

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bersama 28 Pemuda Tangguh Mendaki Gunung Kerinci

Kepala UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Dinas TPHP Provinsi Jambi, Darmawansyah, mengatakan kondisi tersebut berkaitan dengan kemarau yang terjadi di sejumlah wilayah.

Ia juga menyebut fenomena El Nino turut memperparah keterbatasan pasokan air untuk lahan pertanian.

“Yang terbesar berada Kabupaten Batang Hari di Kecamatan Bathin XXIV ada 11,5 hektare,” ujar Darmawansyah kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Ribuan Hektare Padi Mengalami Kerusakan

Dari total 7.659,73 hektare tanaman padi sawah yang masuk dalam laporan, kerusakan terjadi pada ribuan hektare lahan.

Sebanyak 1.851,18 hektare tanaman padi mengalami kerusakan ringan. Kemudian 1.313,18 hektare mengalami kerusakan sedang dan 559,47 hektare mengalami kerusakan berat.

Sementara itu, 53 hektare lainnya sudah di nyatakan puso atau gagal panen.

Data tersebut menunjukkan bahwa dampak kemarau terhadap petani tidak hanya berupa kehilangan hasil panen. Tanaman yang mengalami kerusakan ringan hingga berat juga berpotensi mengalami penurunan produktivitas apabila kondisi kekeringan terus berlangsung.

Ketersediaan air menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan tanaman padi, terutama pada lahan yang masih bergantung pada sumber air alami.

Padi Kerinci Terdampak Kekeringan

Kabupaten Kerinci termasuk wilayah yang perlu mendapat perhatian karena memiliki kawasan pertanian yang menjadi salah satu penopang produksi pangan di Provinsi Jambi.

Dalam laporan Dinas TPHP Provinsi Jambi, luas tanam padi sawah di Kerinci mencapai 533,50 hektare.

Dari jumlah tersebut, 70,50 hektare mengalami kerusakan ringan dan 24 hektare mengalami kerusakan sedang.

Namun, hingga akhir Agustus 2026 belum terdapat laporan tanaman padi di Kerinci yang mengalami kerusakan berat maupun puso.

Kondisi tersebut masih memberikan peluang bagi petani untuk menyelamatkan tanaman, khususnya apabila pasokan air kembali tersedia.

Pemantauan terhadap kondisi sawah dan sumber air pun menjadi penting agar kerusakan tanaman tidak berkembang menjadi lebih parah.

Sungai Penuh Juga Mengalami Dampak

Kondisi serupa terjadi di Kota Sungai Penuh. Daerah tersebut memiliki luas tanam padi sawah sekitar 464 hektare berdasarkan laporan Dinas TPHP Provinsi Jambi.

Dari luas tersebut, sekitar 60 hektare mengalami kerusakan ringan dan 2 hektare mengalami kerusakan sedang.

Sampai akhir Agustus 2026, belum ada tanaman padi di Sungai Penuh yang tercatat mengalami kerusakan berat maupun puso.

Meski kondisinya masih relatif lebih baik di bandingkan sejumlah daerah lain, petani tetap di minta mewaspadai kemungkinan memburuknya kondisi apabila kemarau berlangsung lebih panjang.

Terlebih, lahan yang tidak memiliki sistem irigasi memadai akan lebih rentan terhadap kekurangan air.

Batang Hari Catat Puso Terbesar

Kabupaten Batang Hari menjadi wilayah dengan dampak puso terbesar dalam laporan Dinas TPHP Provinsi Jambi.

Dari total luas tanam padi sawah mencapai 3.039,30 hektare, sebanyak 418,50 hektare mengalami kerusakan ringan, 679,90 hektare rusak sedang dan 99,40 hektare rusak berat.

Sementara itu, tanaman padi yang mengalami puso mencapai 23,25 hektare.

Kecamatan Bathin XXIV menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup besar akibat kekeringan.

Tebo dan Muaro Jambi Ikut Terdampak

Kabupaten Tebo juga mengalami kerusakan tanaman padi dalam jumlah cukup signifikan.

Dari total luas tanam 458,75 hektare, sebanyak 167,75 hektare mengalami kerusakan ringan, 115,5 hektare rusak sedang dan 57,50 hektare rusak berat.

Adapun tanaman padi yang mengalami puso mencapai 16,75 hektare.

Di Muaro Jambi, luas tanam yang tercatat dalam laporan mencapai 1.375,27 hektare. Sebanyak 518,30 hektare mengalami kerusakan ringan, 154,50 hektare rusak sedang dan 317,54 hektare rusak berat.

Sementara itu, 10 hektare tanaman padi di daerah tersebut tercatat mengalami puso.

Sejumlah Daerah Lain Mengalami Kerusakan

Dampak kekeringan juga di laporkan dari sejumlah daerah lainnya.

Di Kabupaten Sarolangun, dari luas tanam 986,75 hektare, sebanyak 274,75 hektare mengalami kerusakan ringan, 195,75 hektare rusak sedang, 70 hektare rusak berat dan 1 hektare mengalami puso.

Kota Jambi memiliki luas tanam padi sawah 141,25 hektare. Sebanyak 75,36 hektare mengalami kerusakan ringan, 18,53 hektare rusak sedang, 4 hektare rusak berat dan 2 hektare mengalami puso.

Untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dari 92 hektare luas tanam yang dilaporkan, sebanyak 30 hektare rusak ringan, 51 hektare rusak sedang dan 11 hektare rusak berat.

Sementara itu, Tanjung Jabung Timur memiliki 49,50 hektare luas tanam yang masuk dalam laporan. Sebanyak 6 hektare mengalami kerusakan ringan dan belum terdapat laporan kerusakan sedang, berat maupun puso.

Di Kabupaten Merangin, dari 528,44 hektare luas tanam, sebanyak 230,02 hektare mengalami kerusakan ringan dan 72 hektare mengalami kerusakan sedang.

Pemerintah Lakukan Pompanisasi

Untuk mengurangi dampak kekeringan, Dinas TPHP Provinsi Jambi menyiapkan sejumlah langkah penanganan, salah satunya melalui pompanisasi.

Pompa digunakan untuk menyalurkan air dari sumber yang masih tersedia menuju lahan persawahan yang mengalami kekurangan pasokan air.

Darmawansyah mengatakan Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian telah melakukan berbagai upaya penanganan terhadap tanaman yang terdampak kekeringan.

“Melalui Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian sudah berupaya melakukan penanganan,” katanya.

Namun, pompanisasi tidak dapat diterapkan pada seluruh lahan yang terdampak. Ketersediaan sumber air menjadi salah satu kendala utama.

Pada lokasi yang mengalami kekeringan ekstrem dan tidak memiliki sumber air di sekitar persawahan, pompanisasi sulit dilakukan secara efektif.

“Namun untuk daerah yang mengalami kekeringan ekstrem, pemerintah tidak bisa mengambil langkah tersebut karena terkendala oleh pasokan air,” jelasnya.

Petani Kerinci dan Sungai Penuh Di minta Tetap Waspada

Meskipun hingga akhir Agustus belum ditemukan kasus puso di Kerinci dan Sungai Penuh, kondisi tersebut belum berarti risiko kekeringan telah berakhir.

Tanaman yang saat ini mengalami kerusakan ringan maupun sedang masih berpotensi mengalami kondisi lebih parah jika pasokan air terus menurun.

Petani di kedua daerah tersebut perlu melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi tanaman, sumber air dan lahan persawahan.

Koordinasi dengan pemerintah daerah serta petugas pertanian juga penting dilakukan ketika petani mulai kesulitan memperoleh air.

Penanganan lebih awal di harapkan dapat menjaga tanaman yang masih memiliki peluang untuk diselamatkan sekaligus menekan potensi kerugian petani akibat kemarau berkepanjangan.(*)

Tags: El NiñoGagal Panenkekeringan JambiKekeringan KerinciKekeringan Sungai PenuhPadi JambiPadi PusoPertanian JambiPetani Jambi
Previous Post

Wartawan Dilarang Meliput Sidang, SMSI Kecam Tindakan Pengadilan Negeri Tebo

Next Post

Negara Hanya Tanggung Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dua Tahun, Ini Besarannya

Related Posts

Kapolda Jambi Diminta Usut Dugaan Rokok Ilegal Kerinci
Kerinci

Kapolda Jambi Diminta Usut Dugaan Rokok Ilegal Kerinci

by Redaksi SB
27 Oktober 2026
0

KERINCI, Singnalberita.com— Dugaan peredaran rokok merek Rasta, Luffman, dan Oris yang disinyalir tidak memenuhi ketentuan cukai di Kabupaten Kerinci dan...

Read more
Bupati Bersama 28 Pemuda Tangguh Akan Taklukkan Gunung Kerinci

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bersama 28 Pemuda Tangguh Mendaki Gunung Kerinci

27 Oktober 2026
Dampak Air PDAM Tak Mengalir, Ratusan Ember Mengantri Menunggu Mobil Distribusikan Air

Dampak Air PDAM Tak Mengalir, Ratusan Ember Mengantri Menunggu Mobil Distribusikan Air Bersih

27 Oktober 2026
Mesin Instalasi IPA Koto Petai Rusak, Aliran Air ke Rumah Warga Terganggu, Ini Penjelasan Perumda Tirta Sakti

Mesin Instalasi IPA Koto Petai Rusak, Aliran Air Terganggu, Ini Penjelasan Perumda Tirta Sakti

27 Oktober 2026
Kabut Asap Mereda, Kerinci dan Sungai Penuh

Kabut Asap Mereda, Kerinci dan Sungai Penuh Mulai Cerah

26 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

signalberita.com

Media online yang menyajikan berita terupdate, fokus mengabarkan berita Politik, Nasional, Ekslusif, Hukrim, Sosial Budaya dan berita terpopuler lainnya.

Follow Us

Kecamatan Depati VII

Berita Terbaru

Guru Non-ASN Berpeluang Ikut Seleksi CPNS Tahun 2027

Guru Non-ASN Berpeluang Ikut Seleksi CPNS Tahun 2027, Jika Gagal Tes Tetap Bisa Mengajar

29 Oktober 2026
Resep Ayam Cabe Ijo Rumahan

Resep Ayam Cabe Ijo Rumahan, Gurih dan Pedas Menggugah Selera, Ini Cara Memasaknya

29 Oktober 2026

Kategori Populer

  • Advetorial
  • Artikel
  • Batanghari
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • Bute
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Kerinci
  • Kesehatan
  • Kota Jambi
  • LAINNYA
  • Milenial
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Provinsi Jambi
  • Sarko
  • Sastra & Budaya
  • Sungai Penuh
  • Tanjab
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Video Viral
  • Wisata Kita

BERITA TERBARU

Guru Non-ASN Berpeluang Ikut Seleksi CPNS Tahun 2027

Guru Non-ASN Berpeluang Ikut Seleksi CPNS Tahun 2027, Jika Gagal Tes Tetap Bisa Mengajar

29 Oktober 2026
Resep Ayam Cabe Ijo Rumahan

Resep Ayam Cabe Ijo Rumahan, Gurih dan Pedas Menggugah Selera, Ini Cara Memasaknya

29 Oktober 2026
Honor Win 2 Series Segera Meluncur

Honor Win 2 Series Segera Meluncur, Usung Baterai 10.100 mAh dengan Layar 185 Hz

29 Oktober 2026
Magang Nasional Batch 3 Dibuka 27 Oktober 2026

Kabar Baik! Magang Nasional Batch 3 Dibuka 27 Oktober 2026, Ini Jadwal dan Cara Melamarnya

29 Oktober 2026
IHSG Anjlok 1,42% ke Level 5.191

Momen Hari Sumpah Pemuda, IHSG Anjlok 1,42% ke Level 5.191

28 Oktober 2026
BRI Siapkan Dana Maksimal Rp1 Triliun untuk Buyback Saham

BRI Siapkan Dana Maksimal Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Lihat Jadwalnya

28 Oktober 2026
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA

Copyright © 2023 www.signalberita.com

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi

Copyright © 2023 www.signalberita.com