Kebakaran Hebat di Kerinci, Enam Rumah di Kerinci Ludes Terbakar
KERINCI, SB – Kebakaran hebat kembali terjadi di kabupaten Kerinci, kali Enam unit rumah warga di Desa Pendung Hilir, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, ludes di lalap api, pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Informasi yang di peroleh kebakaran ini terjadi sekira pukul 10.00 WIB, warga mengetahui setelah melihat asap hitam mengepul ke udara.
Peristiwa tersebut menimbulkan kepanikan di tengah warga. Sejumlah penghuni rumah tak sempat menyelamatkan harta benda karena api menjalar sangat cepat akibat hembusan angin kencang dan kondisi rumah yang saling berdempetan.
Menurut keterangan warga setempat, api di duga berasal dari salah satu rumah warga, sebelum kemudian merambat ke bangunan lain di sekitarnya. “Api membesar sangat cepat sekali. Selain cuaca panas, rumah-rumah di sini letaknya berdekatan, jadi sulit di padamkan,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berjibaku memadamkan api. Beberapa unit mobil dinas kebakaran di kerahkan ke lokasi. Setelah sekitar satu jam, kobaran api akhirnya berhasil di jinakkan. Meski begitu, sebagian besar rumah sudah dalam kondisi rusak berat hingga hangus total.
Kepala Desa Pendung Hilir, Tibar, saat di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa warganya.
“Kami sangat berduka atas musibah ini. Ada enam rumah warga yang terdampak, tiga di antaranya habis terbakar. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian cukup besar,” ujar Tibar saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, pihaknya bersama perangkat desa kini tengah melakukan pendataan terhadap warga terdampak, sekaligus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan BPBD Kabupaten Kerinci untuk memberikan bantuan darurat.
“Kami berharap bantuan segera disalurkan agar warga yang kehilangan tempat tinggal bisa mendapat penanganan cepat,” tambahnya.
Dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, enam keluarga kehilangan tempat tinggal dan mengalami kerugian material yang cukup besar.
Berikut data rumah warga yang terdampak kebakaran:
- Marlianto (73 tahun) – 2 jiwa – rusak total
- Darusamin (96 tahun) – 2 jiwa – rusak total
- Tori Kurniawan (23 tahun) – 3 jiwa – rusak total
- Kaidir (51 tahun) – 3 jiwa – rusak berat
- Sadikin (58 tahun) – 4 jiwa – rusak ringan
- Norisah (74 tahun) – 1 jiwa – rusak ringan








