SIGNALBERITA.COM – PT Tirta Investama, produsen air minum dalam kemasan Aqua, akhirnya angkat suara usai video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti sumber air pabrik Aqua di Subang viral di media sosial.
Dalam video berdurasi sekitar 20 menit di kanal Kang Dedi Mulyadi Channel yang tayang Rabu malam, Dedi tampak meninjau aktivitas di sekitar pabrik Aqua.
Ia menyoroti potensi kerusakan infrastruktur akibat lalu lintas kendaraan berat, serta mempertanyakan asal sumber air yang disebut berasal dari empat titik sumur dengan kedalaman lebih dari 100 meter.
“Dulu pemahaman saya (sumbernya) adalah air permukaan,” ujar Dedi dalam video tersebut.
Menanggapi hal itu, pihak Aqua membantah tudingan bahwa perusahaan menggunakan air sumur bor biasa.
Dalam keterangan resmi, Aqua menegaskan bahwa seluruh sumber airnya berasal dari akuifer alami di sistem hidrogeologi pegunungan, bukan dari air tanah dangkal.
“Kami ingin meluruskan informasi yang beredar di media sosial. Sumber air Aqua berasal dari akuifer dalam yang terlindungi secara alami, dan telah melalui kajian ilmiah oleh para ahli dari UGM dan Unpad,” tulis Aqua dalam pernyataannya.
Perusahaan juga menjelaskan bahwa seluruh proses pengambilan air di lakukan sesuai izin resmi dan memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Isu terkait aktivitas industri air minum dalam kemasan kerap menjadi sorotan publik.
terutama mengenai dampak terhadap ketersediaan air dan tata kelola lingkungan di wilayah pegunungan.***








