TEBO, SIGNALBERITA.COM – Kendari pihak dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jambi mulai memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo mencatat masih terdapat puluhan titik panas (hotspot) di wilayah itu.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tebo, Hamdani Firdaus, mengatakan berdasarkan data BMKG per 30 Oktober 2025, terpantau 22 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang.
“Titik-titik panas itu tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya VII Koto, Sumay, dan Muara Tabir,” ujar Hamdani, Jumat, 31 Oktober 2025.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya pemilik lahan perkebunan, untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. “Kami minta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun,” kata Hamdani.
Ia menambahkan, meskipun wilayah Jambi mulai di guyur hujan, aktivitas hotspot masih terpantau tinggi. “Prediksi memang sudah masuk musim hujan, tapi titik panas di Kabupaten Tebo masih banyak,” ujarnya.(Tim)








