KERINCI, SIGNALBERITA.COM – Jelang akhir tahun 2025, cuaca tidak menentu dan intensitas hujan di kabupaten Kerinci di prediksi akan meningkat. Potensi banjir dan longsor masih mengancam di beberapa kecamatan di kabupaten Kerinci.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kerinci, terdapat Enam kecamatan yang rawan potensi bencana longsor.
Enam kecamatan tersebut yakni,Siulak Mukai, Air Hangat, Depati Tujuh, Batang Merangin, Air Hangat Timur dan Kayu Aro Barat.
Kelak BPBD Kerinci, Dedi Andrizal, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan daerah yang rawan potensi bencana longsor.
“Enam kecamatan masuk kategori daerah rawan potensi longsor karena dekat aliran Sungai dan perbukitan,”ujarnya.
Dalam mengatasi potensi bencana tersebut, Pemerintah kabupaten Kerinci melalui BPBD menyiapkan sejumlah alat berat dan personil di setiap kecamatan yang rawan potensi bencana.
Dirinya juga meminta kepada masyarakat di Enam kecamatan tersebut untuk dapat meningkatkan kewaspadaan setiap terjadi hujan.
“Kita minta kepada masyarakat untuk segera melaporkan kepada BPBD jika di temukan tanda-tanda pergerakan tanah yang bisa mengakibatkan longsor,”imbaunya.(Fra)









