BUOL, SIGNALBERITA.COM – Pemerintah Kabupaten Buol menghentikan sementara operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bunobogu setelah ratusan siswa di duga mengalami keracunan makanan. Hingga Rabu sore, 28 Januari 2026, jumlah korban bertambah menjadi 141 siswa dari lima sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama.
Puluhan siswa masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. Sebanyak 21 siswa di rawat di RSUD Mokoyurli Buol, tiga siswa di RS Pratama Gadung, dan delapan siswa di Puskesmas Bunobogu. Sementara siswa lainnya mendapatkan pemantauan medis di sekolah dan rumah masing-masing.
Para siswa mengeluhkan gejala yang hampir seragam, mulai dari nyeri perut, mual, muntah, pusing, sesak napas, hingga kejang. Pemerintah daerah belum memastikan penyebab kejadian tersebut dan masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan MBG.
Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Moh Yamin Rahim, mengatakan penghentian sementara di lakukan sebagai langkah antisipatif. “Kami masih menunggu hasil laboratorium sebagai dasar penentuan langkah berikutnya,” kata Yamin.
Selain menutup sementara dapur MBG di Bunobogu, pemerintah daerah akan memanggil seluruh pimpinan satuan pelaksana program gizi (SPPG) MBG se-Kabupaten Buol untuk evaluasi menyeluruh. Evaluasi tersebut di tujukan untuk menelusuri kemungkinan kelalaian sekaligus memperbaiki tata kelola program.
Sejak laporan awal di terima, tim gabungan OPD, tenaga kesehatan, dan kepolisian diterjunkan untuk menangani korban dan melakukan pendataan.(Tim)








