SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM – Komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam membenahi persoalan sampah mendapat respons positif dari pemerintah pusat. Kota Sungai Penuh kini di proyeksikan menjadi salah satu pilot project penanganan sampah di wilayah Sumatera.
Kepastian tersebut di peroleh setelah Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta, Kamis (26/2).
Dalam pertemuan itu, Alfin memaparkan kondisi terkini pengelolaan sampah di Sungai Penuh sekaligus mengusulkan dukungan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kapasitas daerah.
Hasilnya, Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan komitmen memberikan bantuan konkret berupa alat berat ekskavator dan mesin press sampah. Dukungan tersebut di harapkan mampu mempercepat proses pengolahan, menekan volume timbunan, serta meningkatkan efektivitas sistem persampahan.
“Alhamdulillah, Pak Menteri menyatakan kesediaannya membantu Kota Sungai Penuh. Insya Allah, bantuan mulai direalisasikan pada Maret 2026,” ujar Alfin.
Tak hanya bantuan peralatan, Sungai Penuh juga di rencanakan menjadi daerah percontohan pengelolaan sampah di Sumatera. Status ini menjadi bentuk apresiasi atas keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sistem yang terintegrasi, modern, dan berkelanjutan.
Pemkot Sungai Penuh menilai dukungan pusat sangat strategis, terutama untuk penguatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), optimalisasi sistem pengangkutan, hingga penerapan teknologi mekanisasi dalam pengurangan sampah.
Alfin menegaskan, pemerintah daerah siap menindaklanjuti dukungan tersebut dengan langkah teknis yang terukur, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI Dapil Jambi, Rocky Chandra, yang telah memfasilitasi pertemuan dengan Kementerian.(Lan)








