Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi berbagai kritik terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 yang tercatat mencapai 5,61% secara tahunan (year on year).
Menurut Purbaya, sebagian pihak menilai capaian tersebut di pengaruhi oleh efek basis rendah di banding periode yang sama tahun sebelumnya. Namun ia menegaskan bahwa tren pertumbuhan ekonomi sebenarnya sudah menunjukkan penguatan sejak akhir 2025.
Ia menjelaskan, pada kuartal IV-2025 ekonomi Indonesia telah tumbuh 5,39%, sehingga kenaikan pada awal 2026 di anggap sebagai kelanjutan dari momentum pemulihan dan ekspansi ekonomi nasional.
Purbaya juga mempertanyakan sikap sejumlah pengamat yang tetap memberikan kritik baik saat pertumbuhan ekonomi melambat maupun ketika pertumbuhan meningkat.
Menurutnya, capaian ekonomi Indonesia justru mendapat apresiasi dari berbagai pihak internasional di tengah ketidakpastian global.
Data Badan Pusat Statistik sebelumnya menunjukkan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2025 berada di level 4,87% yoy, lebih rendah di banding capaian tahun ini.
Pemerintah menilai pertumbuhan ekonomi yang semakin kuat menjadi sinyal positif bagi stabilitas ekonomi nasional serta daya tarik investasi Indonesia di mata global.(*)









