Berikut versi narasi ulang dari berita tersebut:
Jakarta SB- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi kritik majalah internasional The Economist terhadap program pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kopdes Merah Putih. Kritik tersebut menyebut kedua program berpotensi membebani keuangan negara dan mengganggu stabilitas ekonomi Indonesia.
Purbaya menegaskan bahwa kondisi fiskal Indonesia masih berada dalam batas aman. Ia menyebut defisit anggaran negara tetap terjaga di bawah 3 persen dari produk domestik bruto (PDB), bahkan pada tahun sebelumnya tercatat sebesar 2,8 persen.
Ia juga membandingkan kondisi ekonomi Indonesia dengan sejumlah negara di Eropa yang memiliki rasio utang dan defisit lebih tinggi. Menurutnya, rasio utang Indonesia yang berada di kisaran 40 persen PDB menunjukkan kondisi fiskal nasional masih cukup kuat.
Dalam laporannya, The Economist menilai program MBG dan pembangunan 80 ribu Kopdes Merah Putih dapat menghabiskan anggaran hingga Rp320 triliun tahun ini.
Media tersebut juga menyoroti penurunan penerimaan pajak, pelemahan rupiah, hingga potensi meningkatnya subsidi energi akibat kenaikan harga minyak dunia.
Selain isu ekonomi, The Economist turut mengkritik arah politik pemerintahan Prabowo Subianto yang dianggap semakin terpusat dan memperbesar peran militer dalam kehidupan sipil.(*)









