SIGNALBERITA.COM – Berdasarkan pemberitahuan bahwa Guru dan ASN untuk dapat melakukan memperbarui data sertifikasi secara mandiri melalui platform My ASN. Salah satu data yang wajib di isi adalah riwayat sertifikasi atau pelatihan, baik yang di lakukan secara daring maupun luring.
Pengisian data ini penting untuk mendukung administrasi kepegawaian, pengembangan kompetensi, hingga kebutuhan penilaian kinerja ASN dan guru.
Berikut langkah lengkap mengisi form riwayat sertifikasi di My ASN menggunakan sertifikat pelatihan online maupun tatap muka.
Cara Login ke My ASN
Sebelum mengisi data sertifikasi, pengguna harus masuk terlebih dahulu ke akun ASN Digital.
Langkah awal yang perlu di lakukan yaitu:
Login ke ASN Digital
Masukkan username dan kode
authenticator
Masuk ke menu My ASN
Pada dashboard, pilih menu Update Data
Klik Riwayat Sertifikasi
Cara Mengisi Form Riwayat Sertifikasi
1. Tambah Data Baru
Klik tombol “Tambah Data” yang berada di pojok kanan atas halaman Riwayat Sertifikasi.
2. Pilih Jenis Sertifikasi
Pada bagian jenis sertifikasi, pilih:
Kursus
3. Pilih Jenis Kursus
Sesuaikan dengan jenis pelatihan yang di ikuti:
Pelatihan Jarak Jauh untuk pelatihan daring atau online
Pengembangan Kompetensi dalam Bentuk Pelatihan Klasikal untuk pelatihan luring atau tatap muka
4. Isi Nama Kursus
Masukkan nama kegiatan pelatihan sesuai yang tercantum pada sertifikat.
5. Isi Nomor Sertifikat
Tuliskan nomor sertifikat secara lengkap dan sesuai dokumen asli.
6. Isi Durasi Pelatihan
Masukkan jumlah jam pelatihan atau durasi kegiatan yang tertera pada sertifikat.
7. Pilih Klasifikasi Kursus
Pada bagian klasifikasi kursus, pilih:
Pendidikan
8. Isi Institusi Penyelenggara
Masukkan nama lembaga atau instansi penyelenggara pelatihan sesuai sertifikat.
9. Pilih Tahun Kursus
Pilih tahun pelaksanaan pelatihan atau sertifikasi.
10. Isi Tanggal Pelatihan
Lengkapi:
Tanggal mulai pelatihan
Tanggal selesai pelatihan
11. Unggah Sertifikat
Klik “Selanjutnya”, lalu unggah file sertifikat pelatihan yang di miliki.
Pastikan dokumen yang di unggah jelas dan sesuai agar proses verifikasi berjalan lancar.
Dengan mengisi riwayat sertifikasi secara lengkap dan benar, data pengembangan kompetensi ASN akan tercatat lebih rapi di sistem My ASN. Hal ini juga dapat membantu guru maupun ASN dalam proses administrasi dan pengembangan karier ke depan.***









