JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Mobil listrik dengan jenis Ferrari Luce resmi meluncur, dalam sejarah perusahaan asal Italia tersebut. Kehadiran supercar elektrik ini langsung menarik perhatian pecinta otomotif dunia karena memadukan desain futuristis dengan performa khas Ferrari yang agresif.
Peluncuran Ferrari Luce menjadi langkah besar Ferrari dalam memasuki pasar kendaraan listrik premium yang kini semakin berkembang secara global. Meski beralih ke teknologi EV, Ferrari tetap mempertahankan identitasnya sebagai produsen mobil performa tinggi.
Desain Futuristis dengan Sentuhan Mewah
Ferrari Luce hadir dengan tampilan yang berbeda dari model Ferrari sebelumnya. Mobil ini menggunakan konsep desain modern bergaya glass house minimalis dengan garis bodi lebih halus dan aerodinamis.
Keunikan lain terlihat pada penggunaan pintu belakang model suicide doors yang biasanya hanya di temukan pada kendaraan ultra-mewah. Desain eksklusif tersebut di garap oleh studio LoveFrom milik Jony Ive dan Marc Newson, dua desainer terkenal yang sebelumnya banyak terlibat dalam pengembangan produk Apple.
Di bekali Empat Motor Listrik Bertenaga Buas
Tidak hanya tampil elegan, Ferrari Luce juga membawa teknologi performa tinggi. Mobil ini menggunakan empat motor listrik independen yang di pasang di setiap roda untuk menghasilkan distribusi tenaga lebih maksimal.
Teknologi tersebut di kembangkan langsung di Maranello dengan memanfaatkan pengalaman Ferrari di ajang Formula 1 dan pengembangan hypercar Ferrari F80.
Ferrari mengklaim Luce mampu menghasilkan tenaga hingga 1.035 HP saat fitur Boost Mode di aktifkan. Berkat tenaga besar tersebut, mobil ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu sekitar 2,5 detik.
Catatan itu membuat Ferrari Luce masuk dalam jajaran mobil listrik tercepat di dunia saat ini.
Handling Tetap Agresif Meski Bobot Berat
Walau menggunakan baterai berukuran besar dengan bobot kendaraan mencapai lebih dari dua ton, Ferrari memastikan karakter handling Luce tetap agresif dan presisi.
Mobil ini di bekali teknologi suspensi aktif generasi terbaru, sistem four-wheel steering, serta torque vectoring pintar yang membantu menjaga kestabilan mobil saat melaju dalam kecepatan tinggi maupun ketika bermanuver tajam.
Suara Khas Ferrari Tetap Di pertahankan
Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah sistem suara autentik khas Ferrari. Berbeda dengan banyak mobil listrik lain yang menggunakan efek suara buatan dari speaker, Ferrari memilih menghadirkan suara alami dari komponen mekanis kendaraan.
Teknologi sensor getaran presisi di gunakan untuk menangkap suara asli kendaraan lalu memperkuatnya secara natural agar sensasi berkendara Ferrari tetap terasa meski tanpa mesin bensin konvensional.
Harga Ferrari Luce Tembus Rp12 Miliar
Nama “Luce” di ambil dari bahasa Italia yang berarti cahaya. Ferrari menyebut proses pengembangan mobil listrik ini memakan waktu hingga lima tahun sebelum akhirnya siap dipasarkan secara global.
Seluruh komponen utama juga di klaim di produksi secara internal demi menjaga kualitas dan eksklusivitas produk Ferrari.
Ferrari akan membuka pemesanan Luce di pasar Eropa mulai akhir 2026 dengan harga awal sekitar 520 ribu Euro atau setara Rp12 miliar. Sementara distribusi untuk pasar Amerika Serikat dan negara lainnya di jadwalkan di mulai pada kuartal kedua tahun 2027.***







