SB – Kesempatan pevoli Indonesia, Megawati Hangestri, untuk tampil maksimal bersama Hyundai Hillstate musim depan terancam berkurang
Hal itu terjadi setelah muncul usulan kontroversial dari pelatih Timnas Voli Putri Korea Selatan, Cha Sang-hyun, terkait pembatasan pemain asing di Liga Voli Korea Selatan (V-League) 2026–2027.
Cha Sang-hyun mengusulkan agar pemain asing tidak di mainkan pada putaran keempat hingga keenam fase reguler.
Menurutnya, langkah tersebut di perlukan agar pemain lokal Korea Selatan mendapat lebih banyak jam terbang dan mampu meningkatkan kualitas permainan tim nasional.
Usulan itu muncul setelah performa Timnas Voli Putri Korea Selatan di nilai menurun sejak terdegradasi dari Volleyball Nations League (VNL) 2025.
Cha menilai ketergantungan klub-klub Korea terhadap pemain asing berdampak negatif terhadap perkembangan atlet lokal, terutama di posisi opposite dan outside hitter yang kerap di tempati pemain asing seperti Megawati.
Di lansir dari SportsSeoul, pemain asing nantinya baru di perbolehkan tampil kembali saat babak playoff hingga grand final. Jika aturan tersebut di sahkan, Megawati dan pemain asing lainnya berpotensi kehilangan sekitar 18 pertandingan pada musim reguler.
Sebagai informasi, Liga Voli Putri Korea Selatan menggunakan format enam putaran dengan total 36 pertandingan musim reguler. Kondisi itu tentu bisa memengaruhi kesempatan bermain dan kontribusi Megawati bersama Hyundai Hillstate musim depan.(*)









