Jakarta SB– Pasar asuransi kendaraan bermotor ikut terdampak oleh kondisi ekonomi yang sedang melemah. Menurunnya daya beli masyarakat, khususnya kelas menengah yang menjadi penopang utama pasar otomotif, membuat banyak konsumen menunda pembelian mobil baru.
Sebagai informasi, sekitar 80 persen pembelian kendaraan baru di Indonesia menggunakan fasilitas kredit atau leasing. Dalam skema tersebut, asuransi menjadi bagian yang wajib di miliki oleh konsumen.
President Director Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus, menjelaskan bahwa mayoritas pembelian mobil di lakukan melalui kredit sehingga setiap penurunan penjualan kendaraan baru langsung memengaruhi bisnis asuransi.
“Penurunan penjualan mobil berdampak langsung pada volume bisnis asuransi,” ujar Maxi dalam Media Conference Kick Off 70 Tahun Asuransi Astra di Jakarta Selatan, Rabu (3/6).
Menurutnya, industri asuransi mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun lalu, industri asuransi secara keseluruhan mencatat penurunan sekitar 4,5 persen akibat melemahnya pasar otomotif.
Meski demikian, Asuransi Astra tetap mampu mencatat pertumbuhan premi. Maxi mengungkapkan bahwa premi perusahaan tumbuh sekitar 12 persen di tengah kondisi pasar yang menurun.
Untuk mempertahankan kinerja tersebut, Asuransi Astra menerapkan berbagai strategi bisnis guna menghadapi ketidakpastian ekonomi yang masih berlangsung.







