MERANGIN, Signalberita.com – Pelayanan Bank 9 Jambi, masih belum pulih secara maksimalkan, hal ini di buktikan belum bisanya Banking bagi nasabah. Selain itu dalam melakukan penarikan dan transaksi di ATM harus antri berjam-jam.
Seperti ATM di kawasan perkantoran BPKAD Kelurahan Kandis, Kabupaten Merangin. Mereka harus mengantre selama berjam-jam untuk mendapatkan layanan perbankan.
Kondisi antrean yang panjang tersebut memicu kekecewaan para nasabah. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan kritik secara langsung kepada awak media terkait kualitas pelayanan yang mereka nilai menurun dalam beberapa bulan terakhir.
“Sudah berjam-jam kami menunggu antrean. Pelayanan seperti ini sangat menyulitkan nasabah,” ujar salah seorang nasabah.
Nasabah lainnya mengaku mulai mempertimbangkan untuk memindahkan dana mereka ke bank lain apabila kondisi pelayanan tidak kunjung membaik.
Menurut mereka, sejak bulan Ramadan hingga saat ini, pelayanan yang diberikan dinilai tidak lagi sebaik sebelumnya. Keluhan juga muncul terkait pembatasan jumlah uang yang dapat ditarik dalam satu transaksi.
“Kalau pelayanan terus seperti ini, saat gajian nanti banyak nasabah yang mungkin memilih pindah ke bank lain. Penarikan juga dibatasi Rp5 juta, padahal itu uang kami sendiri yang seharusnya bisa diambil sesuai kebutuhan,” kata seorang nasabah.
Para nasabah berharap pihak Bank 9 Jambi segera melakukan perbaikan layanan agar antrean panjang tidak terus terjadi dan kenyamanan nasabah dapat kembali terjaga.(Tim)









