Bulog Kerinci Salurkan 700 Ton Beras dan 14 Ribu Liter Minyak Goreng
Signalberita.com – Kerinci terus mempercepat proses penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Program tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu meringankan beban kebutuhan rumah tangga warga.
Kepala Perum Bulog Cabang Sungai Penuh–Kerinci, Afrinaldi Sinaga, menyampaikan bahwa distribusi bantuan masih berlangsung di sejumlah wilayah. Hingga saat ini, bantuan tersebut telah disiapkan bagi sekitar 35 ribu penerima manfaat.
“Melalui program bantuan pangan ini, kami menyalurkan sekitar 700 ton beras dan 14 ribu liter minyak goreng kepada masyarakat yang telah terdata sebagai penerima,” ujar Afrinaldi, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan serta membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Puluhan Ribu Warga Kerinci dan Sungai Penuh Jadi Penerima Bantuan Pangan Bulog
Afrinaldi menjelaskan bahwa Bulog terus melakukan percepatan penyaluran agar seluruh masyarakat yang masuk daftar penerima dapat segera memperoleh bantuan. Saat ini, masih terdapat beberapa kecamatan yang berada dalam tahap distribusi.
Pihak Bulog menargetkan seluruh proses penyaluran dapat selesai sesuai jadwal pada Juni 2026. Koordinasi bersama pemerintah daerah, kecamatan, hingga tingkat desa terus dilakukan agar bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses distribusi tidak mengalami kendala di lapangan,” jelas Afrinaldi.
Selain mempercepat penyaluran, Bulog juga melakukan pemantauan untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Afrinaldi berharap bantuan beras dan minyak goreng tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga penerima. Bantuan ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan keluarga serta mengurangi tekanan ekonomi masyarakat.
Melalui program bantuan pangan ini, pemerintah berharap stabilitas pangan di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci tetap terjaga, sehingga kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.(Tim)









