KERINCI, Signalberita.com – Sejumlah Desa di Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, terpaksa melakukan perbaikan jalan secara swadaya setelah akses jalan kabupaten yang mereka gunakan mengalami kerusakan parah dan tak kunjung di perbaiki pemerintah daerah.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah warga bergotong royong melakukan pengecoran pada bagian jalan yang rusak. Dengan peralatan seadanya, masyarakat berupaya memperbaiki jalan berlubang yang dinilai sudah membahayakan pengguna kendaraan.
Jalan Rusak Ganggu Aktivitas Warga
Salah seorang warga mengatakan, kondisi jalan tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya penanganan serius dari pemerintah kabupaten.
“Jalan ini sudah lama rusak dan tidak kunjung di perbaiki. Jalan ini akses masyarakat untuk berobat ke Rumah Sakit Bukit Kerman, tapi tidak pernah di perhatikan Bupati Kerinci. Karena mereka sibuk memperbaiki jalan Renah Pemetik,”ungkap salah seorang warga setempat.
“Kerinci tidak hanya di Siulak Saja pak, Jangan hanya memikirkan jalan Renah Pemetik saja, coba lihat jalan kami di Hilir, jalan menuju tempat berobat be rusak,”keluhnya.
Kerusakan jalan tersebut dinilai menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama bagi pengendara yang melintas untuk bekerja maupun membawa hasil pertanian.
Hal senada di ungkapkan Yoga Sekdes Pasar Kerman, mengatakan bahwa inisiatif yang di ambil oleh masyarakat ini karena sudah hampir 10 tahun tidak kunjung di perbaiki oleh pemerintah kabupaten Kerinci.
“Ya,kami terpaksa mengumpulkan dana dengan swadaya masyarakat, karena tidak kunjung di perbaiki. Padahal Jalan ini akses utama menuju rumah sakit Bukit Kerman, akibat jalan rusak banyak warga yang ingin berobat ke Sungai Penuh,”katanya.
Akses menuju Rumah Sakit Rusak
Menurutnya usulan perbaikan jalan menuju ke Rumah Sakit dan Kantor Camat itu selalu di sampaikan di Musrenbang di kecamatan. Namun hingga saat ini tidak kunjung di Perbaiki.
“Setiap Musrembang jalan ini yang prioritas utama yang kita usulkan, tapi ada juga masuk dalam anggaran perbaikan. Alasannya karena efisiensi anggaran. Kan jalan ini menunjang visi dan misi pa bupati baik Kesehatan maupun Pertanian,”sebutnya.
Dirinya berharap dengan ada gotong royong bersama yang secara swadaya ini, bisa memudahkan akses masyarakat untuk berobat ke Rumah Sakit Bukit Kerman. “Ada sekitar 6 Km yang rusak, semoga tindakan dari masyarakat ini dapat mengunggah hati Pemkab Kerinci untuk perbaiki jalan kami yang rusak,”harapnya.(Tim)









