JAKARTA, Signalberita.com – Perkembangan penjualan mobil listrik pada periode triwulan pertama 2026 tercatat mencapai 33.150 unit, mengalami peningkatan signifikan di bandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 95,9 persen di bandingkan penjualan mobil listrik pada awal tahun sebelumnya.
Selain mobil listrik, perkembangan kendaraan listrik nasional juga terlihat dari meningkatnya jumlah kendaraan listrik jenis lain. Hingga April 2026, populasi bus listrik di Indonesia tercatat mencapai 798 unit. Sementara kendaraan listrik roda dua telah mencapai 236.451 unit hingga Februari 2026.
Pertumbuhan kendaraan listrik turut didukung oleh semakin luasnya infrastruktur pengisian daya. Berdasarkan data PT PLN, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga April 2026 telah mencapai 4.769 unit yang tersebar di 3.097 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.
Pemerintah menargetkan jumlah SPKLU terus bertambah hingga mencapai 62.918 unit pada 2030 guna mendukung percepatan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
Pemerintah Dorong Ekosistem Industri Kendaraan Listrik
Meningkatnya permintaan kendaraan listrik juga mendorong pemerintah memperkuat industri pendukung dalam negeri.
Kementerian Perindustrian terus mengembangkan ekosistem KBLBB dengan melibatkan industri kecil dan menengah (IKM) agar dapat masuk dalam rantai pasok kendaraan listrik nasional.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi menuju transformasi industri hijau yang lebih berkelanjutan. Pemerintah berharap industri lokal tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu ikut memproduksi komponen kendaraan listrik.
Melalui kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pelaku industri otomotif dan lembaga terkait, pengembangan kendaraan listrik di harapkan dapat menciptakan transfer teknologi serta meningkatkan daya saing industri nasional.
Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat, kendaraan listrik di prediksi akan semakin menjadi pilihan masyarakat Indonesia seiring bertambahnya fasilitas pendukung dan pilihan produk di pasar otomotif.(*)








