JAMBI, Signalberita.com – Pada Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia DPRD Kota Jambi terus berupaya menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di tengah masyarakat
Ada dua hal yang menjadi sorotan dari DPRD Kota Jambi yakni penanganan banjir serta pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.
Ketua DPRD kota Jambi, Kemas Faried, menyampaikan bahwa makna kemerdekaan tidak hanya di wujudkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga melalui langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Ia mengajak masyarakat Kota Jambi untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat silaturahmi, serta bersama-sama merawat hasil perjuangan para pendahulu.
Namun, di tengah momentum HUT RI, Kemas juga meminta persoalan banjir menjadi perhatian serius pemerintah. Ia berharap Kota Jambi ke depan dapat terbebas dari banjir yang selama ini masih menjadi keluhan masyarakat.
“Di momen 17 Agustus tahun ini menjadi catatan penting, bagaimana masyarakat Kota Jambi bisa bebas banjir. Ini kan menjadi keluhan masyarakat Kota Jambi selama ini yang menjadi problem kita semua. Sehingga kita harus menuntaskan persoalan tersebut,” tegasnya, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, penanganan banjir harus di lakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Pemerintah tidak hanya di harapkan bergerak ketika banjir terjadi, tetapi juga melakukan langkah pencegahan agar persoalan tersebut tidak terus berulang.
Selain banjir, sektor pendidikan juga menjadi perhatian DPRD Kota Jambi. Kemas menilai kemerdekaan harus dapat di rasakan anak-anak melalui akses pendidikan yang semakin terjangkau.
Salah satu program yang tengah di dorong adalah pembebasan biaya seragam sekolah bagi siswa baru jenjang SD dan SMP.
Program tersebut di targetkan dapat di realisasikan mulai 2027 dengan menyasar siswa dari keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan atau desil.
“Saya dan Wali Kota Jambi ke depannya bagaimana dalam dunia pendidikan, untuk anak SD dan SMP yang baru masuk sekolah akan di bebaskan biaya baju seragam,” ujarnya.
Kemas menegaskan DPRD Kota Jambi akan terus mendorong pemerintah daerah agar program tersebut dapat di wujudkan.
“Insyaallah di DPRD Kota Jambi, kami ingin mendorong Pemerintah Kota Jambi agar anak-anak SD dan SMP nanti di tahun 2027 gratis seragam sekolah,” tegasnya.
Ia menjelaskan, bantuan seragam tersebut ditujukan bagi siswa baru SD dan SMP yang berasal dari keluarga desil satu hingga empat. Pembiayaannya di upayakan melalui dukungan anggaran pemerintah.
Menurut Kemas, program seragam sekolah gratis bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi salah satu bentuk upaya menghadirkan makna kemerdekaan secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ini untuk anak yang baru masuk sekolah SD dan SMP, di lihat dari desil keluarga mereka, dari desil satu hingga empat. Selain itu di ambil biaya dari APBD. Inilah langkah konkret yang kita lakukan untuk kemerdekaan masyarakat,”tandasnya.(Tim)




















