JAKARTA, Signalberita.com – HP dan laptop telah menjadi perangkat yang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Meski dirancang dengan berbagai sistem keamanan, perangkat elektronik tetap dapat mengalami kerusakan, termasuk masalah pada baterai yang berpotensi menimbulkan kebakaran atau ledakan.
Kondisi tersebut dapat di picu oleh berbagai faktor, mulai dari penggunaan kabel atau charger yang tidak layak, kebiasaan menggunakan perangkat secara berlebihan saat mengisi daya, hingga kerusakan pada baterai.
Karena itu, pengguna perlu mengenali sejumlah tanda yang muncul sebelum kondisi perangkat menjadi lebih berbahaya.
1. Perangkat Terasa Sangat Panas
Suhu perangkat yang meningkat sesekali belum tentu menunjukkan adanya masalah serius. Namun, pengguna perlu waspada jika HP atau laptop terasa jauh lebih panas dari biasanya dan kondisi tersebut berlangsung terus-menerus.
Jika perangkat mengalami panas berlebihan, sebaiknya hentikan penggunaan dan biarkan suhunya turun. Jangan terus menggunakan perangkat yang menunjukkan tanda panas tidak normal.
2. Baterai atau Casing Menggembung
Baterai isi ulang yang mengalami kerusakan dapat mengembang. Kondisi ini biasanya terlihat dari casing HP yang mulai terangkat atau bentuk laptop yang berubah dan tampak membengkak.
Baterai yang menggembung sebaiknya tidak ditekan, di tusuk, atau di bongkar sendiri. Segera hentikan penggunaan perangkat dan mintalah pemeriksaan dari teknisi yang kompeten.
3. Muncul Bau yang Tidak Biasa
Bau menyengat atau aroma yang tidak biasa dari HP maupun laptop juga perlu diperhatikan. Kondisi tersebut dapat menjadi indikasi adanya komponen yang mengalami kerusakan atau panas berlebihan.
Jika muncul bau aneh, sebaiknya perangkat segera di hentikan penggunaannya dan diperiksa.
4. Perangkat Mengeluarkan Asap
Asap merupakan salah satu tanda paling serius. Jika HP atau laptop mengeluarkan asap, pengguna harus segera menjauh dari perangkat dan tidak mencoba membongkarnya sendiri.
Asap dapat menunjukkan adanya komponen yang terbakar atau mengalami kegagalan serius.
5. Perangkat Mengalami Masalah Saat Diisi Daya
HP atau laptop yang tiba-tiba tidak dapat mengisi daya belum tentu akan mengalami kebakaran. Namun, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah pada baterai, port pengisian, charger, atau komponen lainnya.
Jika masalah muncul berulang kali, sebaiknya perangkat diperiksa sebelum kembali di gunakan.
6. Muncul Cairan dari Perangkat
Cairan yang keluar dari perangkat juga patut di curigai. Meski belum tentu berasal dari baterai, kemunculan cairan yang tidak semestinya merupakan tanda bahwa perangkat perlu diperiksa.
Hindari menyentuh atau membongkar bagian dalam perangkat tanpa pengetahuan yang memadai.
7. Bentuk Perangkat Berubah atau Rusak
Perubahan bentuk pada casing HP atau laptop, seperti penyok, terangkat, bengkok, maupun menggembung tanpa sebab yang jelas, juga harus diwaspadai.
Jika perubahan tersebut bukan akibat perangkat terjatuh atau terkena benturan, salah satu kemungkinan yang perlu diperiksa adalah kondisi baterai.
Jangan Abaikan Tanda Kerusakan
Pengguna sebaiknya tidak mengabaikan perubahan yang terjadi pada HP maupun laptop, terutama jika perangkat mengalami panas berlebihan, menggembung, mengeluarkan bau, asap, atau cairan.
Untuk mengurangi risiko, gunakan charger dan kabel yang sesuai, hindari menutup perangkat saat sedang mengisi daya jika hal tersebut menyebabkan panas terperangkap, serta jangan menggunakan perangkat yang baterainya sudah menunjukkan kerusakan.
Jika muncul tanda bahaya, prioritaskan keselamatan dan lakukan pemeriksaan oleh teknisi yang berpengalaman. Jangan mencoba menusuk, menekan, atau membongkar baterai yang menggembung karena tindakan tersebut dapat meningkatkan risiko kebakaran.(*)




















