JAKARTA, Signalberita.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan dengan penguatan cukup signifikan. Pada perdagangan Senin (5/10/2026), IHSG naik 81,97 poin atau 1,36 persen hingga di tutup di level 6.118,86.
Penguatan tersebut terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Sebanyak 526 saham menguat, sementara 153 saham melemah dan 114 saham lainnya bergerak stagnan.
Volume transaksi tercatat mencapai sekitar 40,55 miliar saham, dengan nilai perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp9,63 triliun.
Seiring dengan pergerakan IHSG tersebut, sejumlah analis memberikan rekomendasi saham yang dapat menjadi perhatian investor untuk perdagangan Selasa (6/10/2026). Tiga saham yang mendapat sorotan adalah BBNI, PACK, dan IMPC.
1. BBNI
Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) di nilai masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan. Pergerakan harga saham BBNI membentuk pola upward bar yang turut didukung oleh indikator Stochastics K_D yang mulai memberikan sinyal positif.
Di sisi lain, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan kondisi oversold atau jenuh jual. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan teknikal dalam melihat peluang pergerakan saham BBNI.
Analis merekomendasikan strategi Accumulative Buy untuk saham BBNI.
Support: Rp3.380
Resistance: Rp3.630
Analis: Nafan Aji Gusta, Mirae Asset Sekuritas
2. PACK
Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) juga masuk dalam daftar saham yang mendapat rekomendasi untuk perdagangan Selasa.
Penguatan PACK pada perdagangan Senin di sertai peningkatan volume pembelian. Secara teknikal, harga saham masih mampu bertahan di atas Moving Average 60 hari (MA60).
Indikator MACD juga masih bergerak di area positif. Sementara itu, Stochastic telah membentuk pola golden cross dan di nilai masih memiliki peluang untuk bergerak menguat menuju area netral.
Strategi yang di berikan untuk PACK adalah Trading Buy.
Support: Rp428
Resistance: Rp510
Analis: Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas
3. IMPC
Saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menjadi pilihan ketiga yang patut dicermati. Tekanan jual pada saham ini mulai berkurang, sementara harga bergerak relatif sideways di atas area permintaan (demand area) Rp1.300–Rp1.350.
Indikator RSI mulai menunjukkan pergerakan naik. Namun, MACD masih mengindikasikan adanya pelemahan tren sehingga investor perlu memperhatikan level batas risiko.
Analis merekomendasikan strategi Speculative Buy terhadap IMPC. Investor di sarankan menerapkan cut loss apabila harga menembus ke bawah level support Rp1.290.
Support: Rp1.290
Resistance: Rp1.505
Analis: Oktavianus Audi, Kiwoom Sekuritas
Tiga Saham untuk Dicermati
Dengan mempertimbangkan analisis teknikal tersebut, BBNI, PACK, dan IMPC menjadi tiga saham yang dapat dicermati investor pada perdagangan Selasa (6/10/2026).
BBNI mendapatkan rekomendasi Accumulative Buy, PACK dengan strategi Trading Buy, sedangkan IMPC berada pada kategori Speculative Buy. Setiap strategi memiliki tingkat risiko yang berbeda sehingga investor tetap perlu mempertimbangkan kondisi pasar dan profil risikonya masing-masing.
Rekomendasi analis merupakan pandangan berdasarkan analisis pasar dan bukan jaminan terhadap pergerakan harga saham di masa mendatang.(*)




















