• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
    • Batanghari
    • Bute
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Muaro Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjab
    • Sarko
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Milenial
    • Politik
    • Otomotif
    • Sastra & Budaya
    • Teknologi
    • Wisata Kita
    • Opini
    • Uncategorized
    • Video Viral
Selasa, Agustus 11, 2026
signalberita.com
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
signalberita.com
No Result
View All Result

Trik Agar Anak Mau Belajar di Rumah

Redaksi SB by Redaksi SB
26 Agustus 2025
0
Trik Agar Anak Mau Belajar di Rumah
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Trik Agar Anak Mau Belajar di Rumah

Dalam mengajari anak di rumah terkadang menjadi kesulitan bagi orang tua. Karena kebanyakan anak bukan malas belajar, melainkan tidak menemukan alasan mengapa mereka harus belajar.

Dari Fakta menariknya, sebuah riset dari Stanford University menunjukkan bahwa motivasi belajar anak meningkat signifikan ketika mereka merasa proses belajar terhubung dengan kehidupan nyata. Artinya, anak tidak butuh hafalan panjang, tetapi pengalaman belajar yang hidup, relevan, dan menyenangkan.

BacaJuga

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

Enam Program Bansos Cair Selama Agustus 2026, Ini Langkah Cara Ceknya

Trik Agar Anak Mau Belajar di Rumah

Dalam keseharian, banyak orang tua mengeluh anaknya malas membuka buku. Namun, ketika di tawari menonton video eksperimen sains sederhana di YouTube, mereka justru antusias. Itu bukti bahwa anak sebenarnya tidak menolak belajar, mereka menolak cara belajar yang kering. Maka tugas orang tua bukan memaksa, melainkan mengarahkan agar belajar menjadi aktivitas yang di cintai.

1. Memberikan Rasa Ingin Tahu Lebih Dulu

Dalam buku Mind in the Making karya Ellen Galinsky, di sebutkan bahwa salah satu keterampilan penting bagi anak adalah keingintahuan. Jika anak sudah terpicu rasa ingin tahunya, belajar menjadi kegiatan yang otomatis dicari, bukan dipaksa. Contohnya, ketika anak bertanya mengapa langit berubah warna saat sore hari, orang tua bisa mengajaknya mengamati langsung lalu membuka diskusi sederhana.

Dengan pendekatan ini, anak tidak merasa sedang “belajar sains”, melainkan sedang menjawab rasa ingin tahunya sendiri. Inilah yang membuat belajar terasa personal. Semakin sering anak mengalami hal seperti ini, semakin kuat keterikatan emosional mereka dengan aktivitas belajar.

Di sini orang tua berperan sebagai pemantik, bukan pengajar yang menjejalkan. Perubahan kecil ini bisa menjadi pembeda besar antara anak yang melihat belajar sebagai hukuman dengan anak yang menganggap belajar sebagai petualangan.

2. Menekankan pada Proses, Bukan Hasil

Carol S. Dweck dalam Mindset: The New Psychology of Success menunjukkan bahwa anak yang tumbuh dengan growth mindset lebih tahan menghadapi tantangan. Mereka menghargai proses, bukan semata hasil. Sayangnya, banyak orang tua lebih sering bertanya “dapet nilai berapa?” ketimbang “bagian mana yang paling menantang dari pelajaranmu?”.

Jika anak hanya di ajarkan belajar demi nilai, mereka akan cepat lelah karena belajar kehilangan makna. Sebaliknya, ketika orang tua memberi perhatian pada usaha, anak merasa di hargai atas kerja kerasnya. Dari sinilah motivasi intrinsik tumbuh.

Contoh sederhana: ketika anak gagal mengerjakan soal matematika, respons terbaik bukan “kok salah lagi?”, melainkan “menarik, kamu sudah coba cara apa saja?”. Respons ini membuat anak berani mengeksplorasi strategi lain, alih-alih takut salah.

3. Menyediakan Lingkungan Kaya Bacaan dan Pengalaman

Dalam buku The Read-Aloud Handbook karya Jim Trelease, dijelaskan bahwa anak yang tumbuh di lingkungan penuh bacaan lebih cenderung mencintai belajar sepanjang hidup. Buku, majalah, bahkan poster sains sederhana bisa menjadi pemicu minat.

Namun bacaan saja tidak cukup. Anak juga butuh pengalaman nyata. Mengunjungi museum, taman, atau bahkan sekadar pasar tradisional dapat memicu rasa ingin tahu yang tak tergantikan oleh teori semata. Misalnya, ketika anak melihat ikan di pasar, orang tua bisa mengaitkannya dengan pelajaran biologi tentang anatomi hewan.

Hal penting yang sering dilupakan orang tua adalah konsistensi. Semakin sering anak terpapar lingkungan kaya bacaan dan pengalaman, semakin mudah mereka membangun asosiasi positif terhadap belajar.

4. Membuat Belajar Relevan dengan Kehidupan Sehari-hari

David Perkins dalam Making Learning Whole menekankan pentingnya “belajar yang bermakna”. Anak tidak akan tertarik dengan rumus fisika jika tidak pernah melihat penerapannya. Tetapi ketika orang tua mengaitkan hukum tuas dengan cara mengungkit batu, konsep itu menjadi nyata.

Belajar relevan berarti mengaitkan teori dengan kehidupan anak. Menghitung pecahan bisa dilatih saat membagi kue. Belajar bahasa bisa diasah saat menonton film asing bersama. Ini bukan trik, melainkan cara menghidupkan pelajaran.

Ketika belajar terasa nyata, anak menyadari manfaatnya. Rasa “untuk apa belajar ini?” perlahan menghilang. Inilah yang membuat mereka jatuh cinta pada proses belajar itu sendiri.

Di titik ini, saya sering membagikan pemikiran mendalam seputar pendidikan dan filsafat praktis di logikafilsuf. Jika ingin memperdalam cara berpikir kritis dalam mendidik anak, ada banyak konten eksklusif yang bisa membuka perspektif baru.

5. Menjadikan Belajar sebagai Aktivitas Sosial

Lev Vygotsky dalam Mind in Society menekankan bahwa anak belajar lebih efektif melalui interaksi sosial. Artinya, belajar tidak boleh dipandang sebagai aktivitas individual semata. Diskusi dengan teman, bermain peran, atau belajar kelompok memberi ruang bagi anak untuk memahami perspektif berbeda.

Dalam kehidupan sehari-hari, orang tua bisa mengajak anak berdiskusi santai setelah menonton film. Misalnya, “menurutmu kenapa tokoh utama mengambil keputusan itu?” Pertanyaan sederhana ini melatih anak berpikir kritis sekaligus belajar dari interaksi.

Belajar dalam konteks sosial membuat anak merasa terhubung. Mereka tidak sekadar mengingat materi, melainkan memahami bahwa belajar adalah cara memahami dunia bersama orang lain.

6. Memberi Teladan Orang Tua yang Cinta Belajar

Dalam The Power of Showing Up karya Daniel J. Siegel dan Tina Payne Bryson, ditekankan bahwa anak meniru lebih cepat daripada mereka mendengar. Jika orang tua sendiri tidak pernah membaca atau berdiskusi, sulit berharap anak mencintai belajar.

Contohnya, orang tua yang terlihat menikmati membaca buku setiap malam secara tidak langsung menunjukkan pada anak bahwa membaca itu menyenangkan. Anak belajar dari contoh, bukan ceramah.

Teladan ini bisa berupa hal kecil. Menonton dokumenter bersama, berdiskusi tentang isu sosial, atau sekadar menunjukkan rasa penasaran terhadap hal-hal baru. Dari sini, anak melihat bahwa belajar adalah gaya hidup, bukan tugas sekolah.

7. Mengelola Emosi Saat Belajar

Paul Tough dalam How Children Succeed menegaskan bahwa faktor non-kognitif seperti grit, disiplin diri, dan regulasi emosi lebih berpengaruh pada keberhasilan jangka panjang dibanding IQ semata. Anak yang bisa mengelola frustrasi saat gagal lebih mungkin bertahan mencintai belajar.

Jika anak marah ketika tidak bisa mengerjakan soal, orang tua bisa mencontohkan teknik sederhana seperti menarik napas dalam sebelum mencoba lagi. Pendekatan ini memberi pesan bahwa belajar tidak hanya soal otak, tetapi juga soal hati.

Dengan cara ini, anak belajar bahwa kegagalan adalah bagian wajar dari proses. Dan ketika mereka mampu mengelola emosinya, cinta pada belajar tidak lagi mudah runtuh hanya karena kesulitan sesaat.

Menjadikan anak cinta belajar bukan pekerjaan instan, tetapi investasi jangka panjang. Pertanyaannya, apakah kita sebagai orang tua berani meninjau ulang cara kita mendampingi mereka? Tuliskan pendapatmu di kolom komentar dan jangan lupa bagikan agar semakin banyak orang tua sadar bahwa mencintai belajar adalah hadiah terbesar yang bisa kita wariskan.

Tags: Anak mudah belajarTrik
Previous Post

Misteri Kematian Alexander Agung Tanpa Luka dan Tidak Membusuk

Next Post

Hadiri Donor Darah pada HUT Kejaksaan RI, Dandim 0417/Kerinci Tekan Sinergitas

Related Posts

BERITA TERPOPULER

Banyak Event Bersepeda Sukses Digelar, Sport Tourism Kota Madiun Kian Bergeliat

by Redaksi SB
5 Agustus 2026
0

MADIUN SB– Kota Madiun terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai ajang olahraga bersepeda. Sejumlah event berskala...

Read more
Enam Program Bansos Cair Selama Agustus 2026

Enam Program Bansos Cair Selama Agustus 2026, Ini Langkah Cara Ceknya

3 Agustus 2026

Thom Haye Bikin John Herdman Terkesima Jelang Duel Timnas Indonesia vs Vietnam

3 Agustus 2026

Rekap Final Taipei Open 2026: Jepang Dominasi Tiga Gelar, Indonesia Juara Ganda Putra

3 Agustus 2026

Nguyen Thuy Linh Gagal ke Final, Vietnam Tetap Punya Wakil di Partai Puncak Taipei Open 2026

2 Agustus 2026
signalberita.com

Media online yang menyajikan berita terupdate, fokus mengabarkan berita Politik, Nasional, Ekslusif, Hukrim, Sosial Budaya dan berita terpopuler lainnya.

Follow Us

Berita Terbaru

Wawako Azhar Hadiri HUT ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat

11 Agustus 2026
Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

11 Agustus 2026

Kategori Populer

  • Advetorial
  • Artikel
  • Batanghari
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • Bute
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Kerinci
  • Kesehatan
  • Kota Jambi
  • LAINNYA
  • Milenial
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Provinsi Jambi
  • Sarko
  • Sastra & Budaya
  • Sungai Penuh
  • Tanjab
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Video Viral
  • Wisata Kita

BERITA TERBARU

Wawako Azhar Hadiri HUT ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat

11 Agustus 2026
Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

Persaingan Makin Panas, Jorge Martin Antusias Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026

11 Agustus 2026
Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026

Booth Honda Scoopy Ramaikan Jakarta Sneaker Day 2026, Suguhkan Motor Retro

10 Agustus 2026
Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu

Lihat Es Kopi yang Cocok untuk Kamu yang Berdasarkan Bulan Kelahiran

10 Agustus 2026
Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional

Dr. Suci Nora Julina Putri Pimpin Diskusi Seminar Nasional 2026, Bahas Masa Depan Pendidikan Islam di Era Digital

5 Agustus 2026
Jangan Lewatkan Leg Day Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan

Jangan Lewatkan Leg Day, Ini 9 Manfaatnya bagi Kesehatan dan Kebugaran

5 Agustus 2026
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita Daerah
  • BERITA TERPOPULER
  • EDITORIAL
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • LAINNYA

Copyright © 2023 www.signalberita.com

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA TERPOPULER
  • Berita Daerah
    • Kerinci
    • Sungai Penuh
    • Kota Jambi
    • Batanghari
    • Provinsi Jambi
    • Muaro Jambi
    • Bute
    • Sarko
    • Tanjab
  • Ekonomi & Bisnis
  • Sastra & Budaya
  • Video Viral
  • EDITORIAL
  • LAINNYA
    • Advetorial
    • Milenial
    • Opini
    • Nasional
    • Politik
    • Otomotif
    • Wisata Kita
    • Olahraga
    • Internasional
    • Kesehatan
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi

Copyright © 2023 www.signalberita.com