JAKARTA, Signalberita.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi berpotensi mengalami penyesuaian mulai 1 November 2026. Perubahan harga tersebut menjadi perhatian masyarakat menjelang pergantian bulan, terutama pengguna kendaraan yang mengandalkan BBM nonsubsidi.
Sejumlah badan usaha penyedia BBM biasanya melakukan evaluasi harga setiap awal bulan dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta kondisi pasar.
Pada Oktober 2026, Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo tidak melakukan perubahan harga secara umum dibandingkan periode September 2026.
Namun, masyarakat perlu mencermati kemungkinan adanya penyesuaian harga pada November mendatang.
Sebelumnya, Pertamina melakukan perubahan harga BBM nonsubsidi pada 1 dan 2 September 2026. Salah satu kenaikan terbesar terjadi pada Pertamax Green 95 yang naik dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter pada 2 September 2026.
Penyesuaian tersebut menyusul perubahan harga sejumlah produk BBM nonsubsidi lainnya yang dilakukan sehari sebelumnya.
Harga BBM Pertamina per 31 Oktober 2026
Pada September 2026, Pertamina menaikkan harga beberapa produk BBM nonsubsidi. Pertamax Turbo, misalnya, mengalami kenaikan dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter.
Kenaikan juga terjadi pada Dexlite yang sebelumnya Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter.
Sementara itu, Pertamina Dex naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.
Di tengah kenaikan tersebut, harga Pertamax tetap berada di angka Rp15.950 per liter. Adapun Pertalite dan Biosolar yang merupakan BBM bersubsidi masing-masing masih dijual Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Berikut daftar harga BBM Pertamina per 31 Oktober 2026:
| Jenis BBM | Harga per liter |
|---|---|
| Pertalite | Rp10.000 |
| Biosolar | Rp6.800 |
| Pertamax (RON 92) | Rp15.950 |
| Pertamax Green 95 (RON 95) | Rp19.150 |
| Pertamax Turbo (RON 98) | Rp19.600 |
| Dexlite (CN 51) | Rp23.700 |
| Pertamina Dex (CN 53) | Rp25.200 |
Harga BBM Vivo Masih Mengacu September 2026
SPBU Vivo juga belum melakukan perubahan harga BBM selama Oktober 2026. Sejumlah produknya masih dijual dengan harga yang sama seperti periode sebelumnya.
Revvo 92 dibanderol Rp16.130 per liter. Sementara itu, Revvo 95 dijual Rp19.330 per liter.
Untuk produk diesel, Diesel Primus masih dipasarkan dengan harga Rp25.420 per liter.
Berikut daftar harga BBM Vivo:
-
Revvo 92: Rp16.130 per liter.
-
Revvo 95: Rp19.330 per liter.
-
Diesel Primus: Rp25.420 per liter.
Harga BBM BP-AKR Oktober 2026
SPBU BP-AKR juga mempertahankan harga BBM selama Oktober 2026 dengan mengacu pada harga September.
Produk BP 92 dijual Rp16.130 per liter. Kemudian, BP Ultimate dipatok Rp19.330 per liter.
Sementara itu, BP Ultimate Diesel dibanderol Rp25.420 per liter.
Berikut rincian harga BBM BP-AKR:
-
BP 92: Rp16.130 per liter.
-
BP Ultimate: Rp19.330 per liter.
-
BP Ultimate Diesel: Rp25.420 per liter.
Harga BBM Shell per 31 Oktober 2026
Berbeda dengan Pertamina, Shell, dan sejumlah SPBU swasta lainnya, ketersediaan produk BBM Shell masih terbatas.
Berdasarkan daftar harga per 31 Oktober 2026, Shell V-Power Diesel dijual Rp25.420 per liter.
Sementara itu, produk Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ masih belum tersedia.
Berikut daftar harga BBM Shell:
-
Shell Super: Belum tersedia.
-
Shell V-Power: Belum tersedia.
-
Shell V-Power Diesel: Rp25.420 per liter.
-
Shell V-Power Nitro+: Belum tersedia.
Menanti Penyesuaian Harga BBM 1 November 2026
Pergantian bulan menjadi momentum yang perlu diperhatikan pengguna kendaraan, khususnya konsumen BBM nonsubsidi.
Pasalnya, badan usaha penyedia BBM memiliki kewenangan melakukan evaluasi dan penyesuaian harga secara berkala sesuai kebijakan masing-masing perusahaan.
Meski demikian, harga BBM per 1 November 2026 belum dapat dipastikan hanya berdasarkan perkiraan penyesuaian bulanan.
Masyarakat sebaiknya memantau pengumuman resmi dari Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo untuk mengetahui perubahan harga terbaru.
Dengan mengetahui daftar harga BBM di berbagai SPBU, konsumen dapat membandingkan biaya bahan bakar sekaligus memperkirakan pengeluaran kendaraan menjelang November 2026.(*)



















