JAKARTA, Signalberita.com – Saham Strategy (MSTR), perusahaan yang di kenal sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia, kembali menjadi perhatian pelaku pasar kripto. Harga saham perusahaan tersebut di laporkan turun sekitar 40 persen sejak awal Juni 2026 dan menyentuh level terendah dalam hampir dua tahun terakhir.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa tekanan yang di alami Strategy dapat memengaruhi sentimen pasar Bitcoin yang saat ini masih berada dalam fase konsolidasi.
Saham MSTR Tertekan, Strategy Mulai Lepas Sebagian Bitcoin
Berdasarkan data perdagangan terbaru, saham MSTR diperdagangkan di kisaran US$94 per lembar. Nilai tersebut turun sekitar 40 persen di bandingkan awal Juni dan telah merosot lebih dari 80 persen dari level tertingginya.
Tekanan terhadap saham perusahaan muncul setelah Strategy menjual 32 Bitcoin untuk membantu memenuhi kewajiban pembayaran dividen pada awal bulan ini. Langkah tersebut menjadi salah satu penjualan Bitcoin pertama yang di lakukan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
Selama ini, pendiri sekaligus tokoh utama perusahaan, Michael Saylor, di kenal sebagai pendukung strategi akumulasi Bitcoin jangka panjang dan jarang melakukan penjualan aset.
Sejumlah analis menilai apabila tekanan terhadap saham MSTR terus berlanjut, perusahaan berpotensi mengambil langkah tambahan seperti menerbitkan saham baru, memanfaatkan cadangan kas, atau bahkan menjual sebagian kepemilikan Bitcoin untuk menjaga likuiditas.
Likuidasi Besar dan Arus Keluar ETF Menambah Tekanan
Selain faktor Strategy, pasar Bitcoin juga di bayangi tekanan dari gelombang likuidasi di pasar derivatif.
Data pasar menunjukkan sekitar 176.900 trader mengalami likuidasi dalam 24 jam terakhir dengan nilai mencapai sekitar US$1 miliar. Sebagian besar berasal dari posisi long yang mencapai sekitar US$800 juta, sementara sisanya berasal dari posisi short.
Di sisi lain, ETF spot Bitcoin juga mencatat arus keluar dana mendekati US$900 juta sepanjang pekan ini. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa sebagian investor institusi memilih mengurangi eksposur terhadap Bitcoin di tengah ketidakpastian pasar.
Kombinasi antara pelemahan saham MSTR, meningkatnya likuidasi, dan berkurangnya aliran dana ke ETF dinilai memperbesar tekanan jual terhadap aset kripto terbesar di dunia tersebut.
Apakah Bitcoin Masih Berpotensi Turun?
Saat ini Bitcoin di perdagangkan di kisaran US$61.600 setelah gagal mempertahankan level psikologis US$64.000.
Beberapa analis menilai koreksi yang terjadi masih berada dalam pola yang pernah muncul pada siklus pasar sebelumnya. Bitcoin saat ini tercatat turun sekitar 50 persen dari rekor tertinggi yang di capai pada Oktober 2025.
Meski demikian, penurunan tersebut masih lebih rendah di bandingkan fase bear market sebelumnya yang sempat mencapai 64 hingga 73 persen dari puncak harga.
Karena itu, peluang penurunan lebih lanjut masih terbuka apabila tekanan pasar belum mereda. Namun arah pergerakan Bitcoin selanjutnya tetap akan sangat di pengaruhi oleh sentimen investor, kondisi likuiditas global, serta minat beli dari institusi.
Sentimen Pasar Masih Jadi Penentu
Pelemahan saham Strategy memang menambah daftar faktor yang membebani pasar kripto saat ini. Meskipun perusahaan tersebut masih menguasai lebih dari 847 ribu Bitcoin, keputusan menjual sebagian aset serta anjloknya harga saham memunculkan kekhawatiran baru mengenai keberlanjutan strategi perusahaan.
Namun demikian, para analis menegaskan bahwa pergerakan Bitcoin tidak hanya di tentukan oleh satu perusahaan. Faktor-faktor lain seperti kondisi ekonomi global, arus dana ETF, aktivitas investor institusi, serta dinamika pasar kripto secara keseluruhan tetap menjadi penentu utama arah harga Bitcoin ke depan.(*)
Frasa Kunci:
Harga saham MSTR terjun bebas
Dampak saham Strategy terhadap Bitcoin
Michael Saylor dan Bitcoin
Strategy jual Bitcoin
Harga Bitcoin hari ini
Saham MSTR anjlok 2026
ETF Bitcoin arus keluar
Likuidasi pasar kripto
Sentimen pasar Bitcoin
Prediksi harga Bitcoin ag: Bitcoin, MSTR, Strategy, MichaelSaylor, Crypto
#Kripto
#HargaBitcoin
#ETFBitcoin
#PasarKripto
#SahamMSTR
#InvestasiKripto
#TradingKripto
#LikuidasiKripto
#CryptoNews
#Bitcoin2026
#AsetDigital
#Blockchain
#Indodax
#SentimenPasar
#BeritaKriptoHariIni










