JAMBI, SB – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan HUT RI ke-80 tahun 2025 yang di selenggarakan di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Minggu (17/08/2025).
Dalam kesempatan ini Gubernur Al Haris mengajak seluruh Warga Negara Indonesia untuk terlibat dalam membangun negara.
Turut hadir pada upacara ini Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, jajaran Forkopimda Provinsi Jambi, para Veteran, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, para Kepala OPD dilingkup Pemerintah Provinsi Jambi, jajaran TNI/Polri, para ASN dilingkup Pemerintah Provinsi Jambi, para pelajar dan mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan serta undangan lain nya.

Bertindak selaku komandan upacara Letkol CPM Sundoro SH, lulusan Akademi Militer tahun 2004, jabatan Komandan Detasemen Polisi Militer II/2 Jambi.
hadapan rekan-rekan media, Gubernur Al Haris menyatakan bahwa seluruh anak bangsa, seluruh warga bangsa harus ambil peran turut membangun daerah, membangun negeri.
“Usia 80 tahun bagi bangsa bukanlah hal yang singkat. Jangan jadi penonton saja, karena waktu tidak boleh sia -sia, kita ini harus mengejar semua ketertinggalan yang ada,” ujar Gubernur Al Haris.
Maknai HUT RI Generasi Muda
Gubernur memaknai HUT RI ini memberi pesan kepada para generasi muda, karena di era digital yang penuh kompetisi, anak-anak muda harus memiliki daya saing tinggi, penguasaan teknologi, dan wawasan global.
“Mereka harus lebih giat lagi ya. Belajar semangat juang yang tinggi, karena tantangan mereka hidup di dunia global semakin berat ke depannya,”sebutnya.
“Sehingga mereka nanti akan bersaing dengan kemajuan-kemajuan di masa mendatang,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut Gubernur menanggapi tentang kehidupan plurasisme di Jambi yang sangat menjunjung tinggi tolerasansi.
“Di Jambi kehidupan toleransi cukup bagus, semua suku, agama, sehingga di Jambi ini kondisi kondusif, aman.
“kita sebagai orang Timur, orang Melayu, kita pertahankan itu dan tidak ada orang yang boleh merusak, itu semua harus terjaga. Itu semuanya di jaga dengan baik sehingga terjalinlah kerukunan antar umat beragama, antar anak bangsa,” jelasnya.(Gda)









