JAKARTA-Pemerintah terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang ditujukan bagi warga berpenghasilan rendah. Program perbaikan rumah tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam mengurangi angka kemiskinan sekaligus menyediakan hunian yang lebih layak bagi masyarakat.
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses terhadap tempat tinggal yang layak.
Saat meninjau pelaksanaan BSPS di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Tito menjelaskan bahwa program renovasi rumah menjadi salah satu bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada kelompok masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi. Menurutnya, peningkatan kualitas hunian dapat memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup warga.
Ia menuturkan bahwa persoalan rumah tidak layak huni masih menjadi tantangan di sejumlah daerah, termasuk Gorontalo. Kondisi tersebut dinilai berkaitan erat dengan tingkat kemiskinan karena banyak keluarga yang belum memiliki tempat tinggal yang memenuhi standar kesehatan dan kenyamanan.
Karena itu, pemerintah mendorong percepatan perbaikan rumah bagi masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan. Selain meningkatkan kualitas hunian, program tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan produktif bagi warga.
Tidak hanya fokus pada pembangunan dan renovasi rumah, pemerintah juga memperkuat aspek legalitas kepemilikan melalui program sertifikasi tanah. Langkah ini dilakukan dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga guna memberikan kepastian hukum atas aset yang dimiliki masyarakat penerima bantuan.
Dalam kunjungannya, Tito turut berdialog dengan warga yang telah menerima manfaat program BSPS. Sejumlah penerima bantuan mengaku merasakan perubahan signifikan setelah rumah mereka direnovasi menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati.
Mendagri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program, termasuk kementerian teknis dan pemerintah daerah, yang dinilai berhasil mempercepat realisasi bantuan perumahan bagi masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut diharapkan terus diperluas agar semakin banyak keluarga dapat menikmati hunian yang layak dan berkualitas.(*)










