Jakarta SB -Pramono Anung meresmikan Embung Pemuda I, Embung Jagakarsa, serta Kantor Kecamatan Kebayoran Baru di Jakarta Selatan, Selasa, 19 Mei 2026.
Kehadiran dua embung baru itu di proyeksikan mampu mengurangi genangan dan banjir hingga 20 persen di kawasan Jagakarsa dan Lenteng Agung.
Peresmian ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat pengendalian banjir, konservasi air, dan peningkatan pelayanan publik di ibu kota.
Embung Pemuda I berlokasi di Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, sedangkan Embung Jagakarsa berada di Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Menurut Pramono, kedua embung tersebut akan membantu mengurangi genangan air di wilayah sekitar sekaligus menjadi ruang terbuka publik bagi masyarakat.
“Embung Pemuda I Srengseng Sawah dan Embung Jagakarsa di proyeksikan dapat mengurangi genangan atau banjir di lokasi setempat antara 10 hingga 20 persen,” ujar Pramono.
Kapasitas Embung Jagakarsa dan Embung Pemuda I Embung Jagakarsa di bangun sejak 2023 dengan penataan lanskap rampung pada 2025. Embung ini memiliki luas penampang basah 3.423 meter persegi, kedalaman empat meter, dan kapasitas tampungan mencapai 13.692 meter kubik.
Selain itu, embung tersebut memiliki daerah tangkapan air seluas 561 hektare dan berfungsi membantu pengendalian debit air Kali Mampang menuju Kali Krukut.
Sementara itu, Embung Pemuda I di bangun pada 2024 dan selesai ditata pada 2025. Embung ini mempunyai luas penampang basah 8.718 meter persegi dengan kapasitas tampungan hingga 34.872 meter kubik.
Di sekitar embung juga terdapat dua saluran penghubung, yakni PHB Babakan Atas dan PHB Babakan Bawah yang mendukung sistem pengendalian air di kawasan Jagakarsa. Kantor Kecamatan Kebayoran Baru Diresmikan
Selain meresmikan embung, Pramono juga meresmikan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru yang baru. Gedung lima lantai seluas 3.357,62 meter persegi itu di bangun melalui pemenuhan kewajiban fasilitas sosial dan fasilitas umum oleh PT Danayasa Arthatama.
Pramono berharap kantor baru tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan administrasi dan pelayanan publik bagi masyarakat Jakarta Selatan.
“Saya meminta kepada seluruh jajaran agar kantor ini tetap menjadi rumah rakyat dan terbuka bagi masyarakat. Pelayanan harus lebih mudah, lebih cepat, dan lebih baik,” kata Pramono.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.










