JAKARTA, SIGNALBERITA.COM – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka seleksi nasional untuk posisi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan di empat Sekolah Garuda baru yang mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.
Kemdiktisaintek membuka rekrutmen ini sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto guna menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah merancang Sekolah Garuda sebagai model sekolah unggulan di daerah dengan standar pendidikan tinggi dan penguatan karakter kebangsaan.
Pemerintah akan membangun empat Sekolah Garuda di Kabupaten Belitung Timur (Kepulauan Bangka Belitung), Kabupaten Bulungan (Kalimantan Utara), Kabupaten Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur).
Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, menegaskan bahwa kualitas tenaga pendidik dan kependidikan menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Sekolah Garuda membutuhkan guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki visi pengabdian, kepemimpinan, dan komitmen membangun daerah,” ujar Najib dalam Sosialisasi Rekrutmen Guru dan Tendik Sekolah Garuda di Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Jadwal dan Formasi Rekrutmen
Kemdiktisaintek menetapkan jadwal pendaftaran secara bertahap sesuai formasi yang tersedia.
Untuk formasi guru, kementerian membuka pendaftaran melalui jalur Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) dan menyediakan 96 formasi. Pendaftaran ditutup pada 15 Februari 2026.
Sementara itu, kementerian membuka formasi kepala sekolah dan wakil kepala sekolah melalui jalur mutasi. Kemdiktisaintek membutuhkan empat kepala sekolah dan 16 wakil kepala sekolah, dengan batas akhir pendaftaran pada 16 Februari 2026.
Adapun rekrutmen tenaga kependidikan juga dilakukan melalui jalur mutasi dengan kebutuhan 96 orang. Pendaftaran untuk formasi ini dibuka hingga 5 Maret 2026.
Najib mengingatkan para calon pendaftar untuk memperhatikan tenggat waktu masing-masing jalur seleksi agar tidak terlewat.
Seleksi Transparan dan Berbasis Kompetensi
Kemdiktisaintek memastikan seluruh proses seleksi berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel. Panitia seleksi akan menilai kompetensi, rekam jejak, serta kesiapan peserta untuk bertugas di wilayah pengembangan Sekolah Garuda.
Menurut Najib, Sekolah Garuda tidak hanya berfungsi sebagai institusi pendidikan formal, tetapi juga sebagai pusat pembinaan kepemimpinan, sains, teknologi, dan karakter peserta didik di daerah.
“Ini bukan sekadar membuka sekolah baru, tetapi membangun ekosistem pendidikan unggul di wilayah strategis Indonesia. Karena itu, kualitas SDM pengelolanya menjadi sangat krusial,” tegasnya.
Kemdiktisaintek membuka akses informasi secara luas melalui laman resmi kemdiktisaintek.go.id dan akun Instagram @sekolahgaruda.ri. Calon peserta dapat mengakses seluruh persyaratan, mekanisme pendaftaran, serta tahapan seleksi melalui kanal resmi tersebut.
Melalui program ini, pemerintah berharap Sekolah Garuda mampu memperluas akses pendidikan berkualitas, memperkecil kesenjangan antarwilayah, serta melahirkan generasi unggul yang siap berkontribusi dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.(Tim)








