JAMBI,SB – Persaingan dalam memperebutkan 8 kursi menuju DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, akan semakin Ketat. Berdasarkan Daftar Calon Legislatif (Caleg) DPR RI yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Caleg yang maju Senayan merupakan figur yang potensial dari berbagai Partai Politik besar di Jambi.
Bahkan, bila melihat daftar caleg yang diajukan, ada tiga partai berpotensi meraih dua Kursi DPR RI dan pertanyaan partai manakah yang dimaksud ?
Mukhri Soni Pengamat Politik Jambi, yang merupakan alumni Alumni Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Nasional, mengatakan bahwa dari analisa yang dilakukannya persaingan dalam memperebutkan kursi DPR RI dari Jambi Akan semakin ketat.
Menurutnya ada beberapa Partai Politik yang berpotensi mendapat tiket kursi 2 untuk melaju ke Senayan dari Dapil Jambi.
Partai Golkar
Partai Golkar pada pileg 2019 yang lalu partai berlambang pohon beringin berhasil meraih dua kursi DPR RI dan pada Pileg 2024 yang tidak lama lagi ini partai warisan Orde Baru ini sangat jelas ingin mempertahankan jatah dua kursi DPR RI bahkan menargetkan 3 kursi DPR RI dari dapil Jambi dengan menempatkan para politisi senior yang telah teruji kemampuan dalam memenangkan kontestasi politik, yaitu Cek Endra, HBA, Saniatul Latifa, Selina Gita, dan Asafri Jaya Bakri (AJB).
“Cek Endra yang saat ini menjabat sebagai ketua DPD Golkar provinsi Jambi adalah mantan wakil bupati Sarolangun 2006-2010 dan setelah itu secara berturut selama dua periode menjabat sebagai Bupati Sarolangun (2011-2022),”katanya.
Kemudian Hasan Basri Agus (HBA), dalam kancah politik Provinsi Jambi siapa yg tidak kenal dengan sosok satu ini yang pada pileg 2019 meraih suara yang sangat spektakuler dengan angka 200.191 suara, merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah pileg di dapil Jambi, Beliau adalah mantan Gubernur Jambi 2010-2015 dan mantan bupati Sarolangun 2006-2010.
Saniatul Latifa adalah anggota DPR RI dua periode Sejak 2014, dan pada pileg 2019 yang meraih suara terbanyak kedua setelah HBA.
Selina Gita adalah Putri dari mantan Bupati Bungo Tebo Abdul Muthalib (1986-1996). Selina Gita pernah menjadi anggota DPR RI pada periode 2009-2014.
“Kemudian terakhir ada Asyafri Jaya Bakri (AJB), beliau pernah memenangkan kontestasi pemilu Walikota Sungai Penuh dua kali berturut-turut, dan sebelumnya menjabat sebagai rektor IAIN Jambi dan STAIN Kerinci dan satunya caleg DPR RI dari dapil Jambi yang bergelar profesor,”tuturnya.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
Partai kedua yang berpotensi meraih dua kursi DPR RI dari dapil Jambi adalah PDI Perjuangan, karena partai berlambang banteng moncong putih ini menempatkan sederet tokoh politik kawakan yang tidak kalah dengan caleg partai Golkar, yaitu Edi Purwanto, Ratu Munawarah, Saprial, Ihsan Yunus.
Edi Purwanto adalah Ketua DPD PDI Perjuangan yang saat ini adalah Ketua DPRD Provinsi Jambi, pernah mencalonkan diri sebagai calon Wakil Gubernur Jambi berpasangan dengan HBA.
Ratu Munawarah, istri mantan Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin ini pada pileg 2009 berhasil melanggeng ke Senayan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dengan meraih suara terbanyak pertama sebesar 150.000 suara, pada Pilgub Jambi 2020 yang lalu mencalonkan diri sebagai calon wakil gubernur Jambi berpasangan dengan Cek Endra.
Saprial, beliau mantan bupati Tanjung Jabung Barat dua periode, adalah tokoh senior PDI Perjuangan provinsi Jambi.
“Ihsan Yunus, adalah anggota DPR RI dua periode Sejak pileg 2014, dan pada pileg 2019 yang meraih suara 83.000,”sebutnya.
Partai Nasdem
Ketiga Partai Nasdem, pada pileg 2024 ini partai pimpinan Surya Paloh ini juga menempatkan Para politisi senior yang jejak rekamnya sudah teruji, yaitu Syarif Fasya, Hasbi Ansori, dan Nuzran Joher.
Syarif Fasya adalah Mantan Walikota Jambi dua periode, adalah sosok populer yang diyakini mampu mengantisipasi dominasi Al Haris pada pemilihan gubernur Jambi pada Pilgub Jambi yang akan datang.
Hasbi Ansori adalah anggota DPR RI periode 2019-2024 dan pernah menjadi Anggota DPD RI. Terkahir Nuzran Joher, adalah anggota DPD-RI 2004-2009 dengan perolehan suara terbanyak ketika itu.
“Variabel penting yg mendorong partai Nasdem meraih dua kursi yaitu sosok Anis Baswedan yang diusung sebagai calon presiden, sehingga partai Nasdem identik dengan Anis dan begitu pula sebaliknya, dimana Pemilihan Presiden yang pelaksanaannya bersamaan dengan Pileg 2024,”jelasnya.
Pengalaman pileg 2009 di dapil Jambi partai Demokrat berhasil meraih dua Kursi DPR RI, hal ini tidak terlepas dari sosok Susilo Bambang Yudhoyono yang merupakan Calon Presiden partai Demokrat, yang waktu itu adalah capres paling populer, artinya sosok capres yang diusung oleh sebuah partai sangat mempengaruhi perolehan suara partai pengusung .
Tiga Partai Politik tersebut masuk dalam partai Potensial akan meraut suara di Jambi.
Lalu bagaimana dengan Dua sisa kursi DPR RI dari dapil Jambi ?
Ada beberapa Partai Politik Potensial yang akan diperebutkan, yang menjadi kontestan menuju Senayan yaitu Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKB, PPP, PKS.
Menurut Mukhri Soni, PAN Sejak pemilu legislatif 1999 dari dapil selalu berhasil menghantarkan wakilnya ke Senayan dan pada pileg 2024 ini masih menempatkan politisi Flamboyan H. Bakri sebagai caleg nomor urut 1 yang merupakan anggota DPR RI tiga periode Sejak 2009, yang kemudian didukung oleh oleh Adirozal Bupati Kerinci Dua periode yang terdaftar sebagai caleg DPR RI dapil Jambi dari PAN.
“Demikian juga Partai Gerindra masih menempatkan Ir. H. Sutan Adil Hendra anggota DPR RI dua periode sebagai caleg nomor 1 yang telah teruji kemampuannya memenangkan perolehan kursi DPR RI dari dapil Jambi pada pileg yakni 2014 dan 2019,”terangnya.
Kemudian Demokrat juga wajib diperhitungkan untuk meraih Kursi DPR RI dari dapil Jambi karena masih menempatkan politisi paling senior, Zulfikar Ahmad, mantan bupati Bungo dua periode, sebagai caleg DPR RI dari partai Demokrat yg pada pileg 2014 dan 2019 berhasil duduk di Senayan dengan perolehan 72.000 suara, yang kemudian ada Irjen Pol Drs. H. Syafril Nursal, mantan Kapolda Sulawesi Tengah yang juga terdaftar sebagai caleg DPR RI dari partai Demokrat. Kehadiran ketua Umum HKKN ini merupakan penegasan bagi partai demokrat untuk mempertahankan jatah kursi Demokrat di DPR RI dari dapil Jambi yang sejak pemilu 2004 tidak pernah absen. Bahkan, di pileg 2009 meraih dua kursi DPR RI dari Dapil Jambi.
“Kemudian ada Partai Kebangkitan Bangsa yang juga memiliki peluang besar mempertahankan kursi DPR RI dari dapil Jambi yang diraih sejak pileg 2014, dimana pada pileg 2024 ini diantaranya ada Handayani yg pernah menjadi anggota DPR RI dari dapil Jambi pada periode 2014-2009, selain itu ada Dodi Sularso dan Faisal Kadni yang nampak agresif untuk meraih kursi DPR RI dari dapil Jambi,”tutupnya.
Itu lah Sederet Partai Politik yang berpeluang Dua Kursi dan Partai Politik Satu Kursi yang akan berkompetisi dalam memperebutkan, 8 tiket menuju DPR RI Senayan pada Pemilu tahun 2024 mendatang.(Fra)









