LOS ANGELES, Signalberita.com – Walker Kessler tampil impresif dalam debutnya bersama Los Angeles Lakers. Center tersebut mencetak 26 poin tanpa sekalipun gagal memasukkan tembakan dari permainan terbuka saat Lakers menundukkan Golden State Warriors dengan skor 127-105 pada laga pembuka musim reguler NBA 2026-2027, Rabu malam, 21 Oktober waktu setempat.
Kessler membukukan 26 poin dan sembilan rebound di Crypto.com Arena. Ia mencatatkan akurasi sempurna dengan memasukkan seluruh 12 percobaan tembakannya. Penampilan gemilang tersebut mengantarkan Lakers membuka musim baru dengan kemenangan meyakinkan sekaligus memberikan gambaran positif mengenai kekuatan skuad anyar mereka.
Kemenangan ini juga menandai dimulainya era baru Lakers setelah LeBron James pindah ke Philadelphia 76ers. Luka Doncic menjadi pencetak angka terbanyak bagi Los Angeles dengan torehan 28 poin, delapan rebound, dan tujuh assist sebelum beristirahat pada kuarter keempat.
Kessler Cetak Sejarah Lakers lewat Akurasi Sempurna
Penampilan sempurna Kessler menjadi sorotan, terutama karena ia baru kembali berkompetisi setelah absen cukup lama. Center setinggi sekitar 218 sentimeter itu sebelumnya mengalami robekan labrum pada bahu kirinya yang mengharuskannya menjalani operasi. Cedera tersebut membuatnya hanya tampil dalam lima pertandingan sepanjang musim 2025-2026.
Meski tidak menjalani pertandingan kompetitif sejak akhir Oktober tahun sebelumnya, Kessler langsung menunjukkan dominasinya di area bawah ring, baik dalam menyerang maupun bertahan.
Catatan 12 tembakan masuk dari 12 percobaan menempatkan Kessler sebagai pemain Lakers dengan akurasi sempurna terbaik kedua dalam sejarah tim. Ia hanya berada di bawah Wilt Chamberlain yang pernah memasukkan 14 dari 14 tembakan pada Maret 1969.
Kessler langsung memberikan dampak pada penguasaan bola pertama Lakers. Ia menyelesaikan umpan alley-oop dari Doncic dengan dunk keras yang membangkitkan antusiasme penonton.
Sepanjang pertandingan, Kessler terus memanfaatkan umpan rekan-rekannya untuk menyerang ring. Ia memperlihatkan kemampuan menyelesaikan peluang secara efektif di area dekat keranjang.
Lakers Investasi Besar untuk Mendatangkan Kessler
Lakers mengambil langkah besar untuk mendapatkan Kessler dari Utah Jazz melalui skema sign-and-trade. Kehadirannya diharapkan memperkuat lini depan sekaligus memberi Doncic rekan yang dominan di area dalam.
Kesepakatan tersebut dilaporkan melibatkan aset draft bernilai besar, termasuk dua pilihan putaran pertama yang tidak dilindungi pada 2031 dan 2033, serta hak pertukaran pilihan putaran pertama pada 2028 dan 2030. Kessler juga disebut menyepakati kontrak berdurasi empat tahun senilai 130 juta dolar AS.
Langkah tersebut mencerminkan upaya Lakers membangun ulang komposisi tim dengan menjadikan Doncic sebagai pusat permainan. Mereka berusaha membentuk skuad yang mampu bersaing di level tertinggi NBA.
Pelatih kepala JJ Redick juga menaruh kepercayaan kepada Kessler untuk memenuhi ekspektasi sebagai center di salah satu klub paling populer dalam kompetisi basket Amerika Serikat tersebut.
Doncic Pimpin Serangan, Curry Sumbang 23 Poin
Pertandingan sempat berjalan ketat pada awal laga. Stephen Curry menjadi andalan Warriors untuk mengimbangi permainan Lakers. Memasuki musim ke-18 di NBA, Curry menyelesaikan pertandingan dengan raihan 23 poin.
Namun, Doncic perlahan mengambil alih kendali permainan. Ia mencetak 23 poin pada babak pertama dan menutup paruh pertandingan dengan tembakan spektakuler dari dekat garis tengah lapangan tepat saat waktu berakhir.
Doncic juga terlibat adu argumen dengan pemain rookie Warriors, Yaxel Lendeborg. Insiden tersebut berujung pada pemberian pelanggaran teknis kepada Lendeborg.
Lakers kemudian benar-benar menjauh pada kuarter ketiga. Mereka mencetak 36 poin, sementara Warriors hanya mampu membalas 16 poin. Keunggulan besar tersebut membuat Los Angeles semakin nyaman mengendalikan pertandingan hingga kuarter terakhir.
Austin Reaves turut menyumbang 23 poin. Kontribusinya melengkapi penampilan Doncic dan Kessler sekaligus memperlihatkan potensi kombinasi pemain utama Lakers pada musim ini.
Warriors Kesulitan akibat Absennya Sejumlah Pemain
Golden State menjalani pertandingan pembuka tanpa sejumlah pemain penting. Brandin Podziemski, Jimmy Butler, Kristaps Porzingis, dan Moses Moody tidak dapat memperkuat tim karena cedera atau masalah kebugaran.
Lakers juga menghadapi persoalan serupa. Mereka kehilangan guard Collin Sexton dan pemain rookie Cameron Carr. Sementara itu, forward Jake LaRavia terlihat mengalami masalah fisik setelah meninggalkan lapangan dengan berjalan terpincang-pincang pada kuarter keempat.
Meski kedua tim sama-sama menghadapi kendala, Lakers mampu mempertahankan tekanan ofensif dan mengakhiri pertandingan dengan keunggulan 22 poin.
Hasil ini memberikan gambaran awal tentang pola permainan Los Angeles. Doncic menjadi pengatur serangan utama, sedangkan Kessler memperkuat pertahanan dan menjadi ancaman di area bawah ring.
Lakers Bersiap Hadapi Clippers
Lakers akan berusaha mempertahankan momentum positif saat menghadapi rival sekota, Los Angeles Clippers, pada Jumat, 23 Oktober waktu setempat.
Sementara itu, Warriors dijadwalkan menjamu Memphis Grizzlies untuk berupaya bangkit setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembuka musim.
Debut luar biasa Kessler meningkatkan optimisme terhadap komposisi baru Lakers. Jika mampu mempertahankan efektivitasnya di bawah ring dan terhindar dari cedera sepanjang musim, kolaborasinya dengan Doncic berpotensi menjadi salah satu faktor penting dalam upaya Los Angeles meraih prestasi pada NBA 2026-2027.(*)




















