SIGNALBERITA.COM – Wiper menjadi salah satu komponen penting pada mobil yang berfungsi menjaga visibilitas pengemudi saat hujan. Namun, seiring pemakaian, karet wiper dapat mengalami penurunan kualitas sehingga tidak lagi bekerja secara optimal.
Salah satu tanda wiper sudah perlu diganti adalah permukaan karetnya mulai mengeras. Kondisi ini membuat sapuan wiper tidak lagi efektif membersihkan air di kaca depan dan justru berisiko menimbulkan goresan.
CEO Wealthy Group, Arief Hidayat, menjelaskan bahwa karet wiper yang telah mengeras kehilangan elastisitasnya. Akibatnya, gesekan antara karet dan kaca menjadi lebih kasar, terutama ketika terdapat debu atau kotoran yang menempel di permukaan kaca.
“Jika karet wiper sudah terasa keras, sebaiknya segera diganti. Selain tidak maksimal menyapu air hujan, kondisinya juga dapat merusak kaca mobil,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan wiper yang sudah aus dalam waktu lama dapat menyebabkan baret halus pada kaca depan. Risiko tersebut semakin besar apabila wiper digunakan saat kaca dalam kondisi kotor atau berdebu.
Karena itu, pemilik kendaraan disarankan rutin memeriksa kondisi karet wiper, terutama jika mulai muncul suara berdecit, sapuan tidak merata, atau meninggalkan garis air di kaca.
Mengganti karet wiper secara berkala jauh lebih hemat dibanding harus memperbaiki atau mengganti kaca depan yang tergores akibat penggunaan wiper yang sudah tidak layak.
Dengan memastikan kondisi wiper tetap baik, pengemudi tidak hanya menjaga kualitas kaca mobil, tetapi juga meningkatkan keselamatan berkendara saat hujan maupun cuaca buruk.(*)












