SUNGAIPENUH, SIGNALBERITA.COM — Gubernur Jambi Al Haris, di dampingi Wali Kota Sungai Penuh Alfin, menyerahkan bantuan program Bedah Rumah senilai Rp600 juta kepada 30 Kepala Keluarga (KK) di Kota Sungai Penuh.
Penyerahan berlangsung di depan gedung DPRD Kota Sungai Penuh, Sabtu (8/11/2025), bertepatan dengan peringatan HUT ke-17 Kota Sungai Penuh.
Program bedah rumah ini menjadi salah satu upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak dan sehat. Seusai penyerahan simbolis, Gubernur Al Haris dan Wali Kota Alfin langsung meninjau progres pembangunan rumah di lapangan.
Kegiatan tersebut juga di hadiri Kabid Perumahan Dinas PUPR Provinsi Jambi, Ariesto Harun.
Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan pentingnya rumah yang layak bagi kesejahteraan warga.
“Kita ingin warga Jambi, termasuk di Sungai Penuh, memiliki rumah yang layak, tidak bocor, dan sehat. Rumah adalah tempat monumental untuk membangun kebahagiaan keluarga. Pemerintah berupaya membantu agar rumah masyarakat semakin layak huni,” ujar Al Haris.
Ia juga menyadari masih terbatasnya anggaran, namun memastikan pemerintah provinsi akan terus melanjutkan program serupa setiap tahun.
“Usulan masyarakat cukup banyak, tapi anggaran terbatas. Insya Allah, tiap tahun tetap ada bantuan, termasuk pada 2025–2026 nanti melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat agar lebih banyak warga memiliki rumah layak,” tambahnya.
Gubernur berharap bantuan ini menjadi langkah nyata memperkuat fondasi sosial masyarakat melalui rumah yang lebih nyaman dan membawa keberkahan bagi penghuninya.
Sementara itu, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas perhatian dan dukungan kepada warga Sungai Penuh.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami berterima kasih kepada Pak Gubernur. Bantuan ini sangat berarti bagi warga, terutama mereka yang selama ini tinggal di rumah yang tidak layak,” kata Alfin.
Program bedah rumah ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kota dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang layak dan bermartabat.(Lan)









