SIGNALBERITA.COM – Saham ADRO milik PT Alamtri Resources Indonesia Tbk kembali menjadi sorotan pelaku pasar. Sejumlah analis menilai saham sektor energi ini masih memiliki potensi cuan menarik, baik dalam jangka pendek maupun menengah.
Rekomendasi terbaru datang dari KB Valbury Sekuritas yang menyarankan aksi trading buy. Target harga harian di proyeksikan menyentuh level Rp2.560, dengan area masuk (entry price) di kisaran Rp2.450 hingga Rp2.520.
Secara teknikal, level resistance berada di Rp2.560, sementara support terdekat ada di Rp2.450. Investor di ingatkan untuk waspada jika harga menembus batas bawah tersebut, dengan batas risiko (stop loss) di level Rp2.340.
Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, saham ADRO tercatat menguat 3,2% ke posisi Rp2.520. Secara mingguan, kenaikan mencapai 0,4%, meskipun dalam satu bulan terakhir masih terkoreksi tipis sekitar 0,79%. Namun, sejak awal tahun (year to date), saham ini sudah melonjak signifikan hingga 39,2%.
Prospek Kinerja Dinilai Positif
Selain analisis teknikal, proyeksi fundamental ADRO juga dinilai solid. Riset dari Phintraco Sekuritas memperkirakan kinerja perusahaan akan pulih pada 2026, di dorong oleh tren kenaikan harga batu bara global.
Pendapatan di proyeksikan tumbuh sekitar 31% menjadi US$2,45 miliar, seiring kenaikan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) sebesar 13%. Sementara itu, laba bersih di perkirakan meningkat dari US$413 juta menjadi US$683 juta.
Dalam jangka panjang, margin laba bersih (net profit margin) bahkan di prediksi bisa mencapai 25,5% pada 2028, mencerminkan pertumbuhan yang dinilai berkelanjutan.
Target Harga Lebih Tinggi
Berdasarkan valuasi, Phintraco Sekuritas memberikan rekomendasi buy dengan target harga wajar (fair value) sebesar Rp3.600 per saham. Penilaian ini menggunakan metode sum of the parts (SOTP), yang mencakup kontribusi dari berbagai lini bisnis, termasuk proyek energi seperti hydropower.
Strategi Investor
Dengan kondisi tersebut, investor di sarankan memanfaatkan momentum pergerakan harga dalam jangka pendek, namun tetap disiplin dalam manajemen risiko.
Kombinasi analisis teknikal dan fundamental menunjukkan bahwa saham ADRO masih memiliki ruang kenaikan. Meski demikian, fluktuasi harga tetap perlu di antisipasi, terutama di tengah dinamika pasar energi global yang masih berubah-ubah.***









