SIGNALBERITA.COM – Jelang menuju Piala FIFA World Cup 2026 mulai di lakukan di sejumlah stadion tuan rumah. Salah satunya adalah MetLife Stadium yang kini memasuki tahap pemasangan rumput alami untuk kebutuhan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Stadion yang berada di New Jersey, Amerika Serikat, itu di jadwalkan menjadi salah satu venue utama Piala Dunia 2026, termasuk lokasi pertandingan final yang akan berlangsung pada 19 Juli 2026.
FIFA di ketahui menerapkan penggunaan jenis rumput berbeda di setiap stadion, menyesuaikan kondisi iklim dan karakter venue di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.
Untuk stadion yang berada di wilayah bercuaca hangat seperti East Rutherford dan Kansas City, di gunakan rumput jenis bermuda yang di nilai lebih tahan terhadap suhu tinggi. Sementara stadion indoor atau kawasan dengan suhu lebih dingin menggunakan kombinasi perennial ryegrass dan Kentucky bluegrass.
Proses pemasangan rumput di MetLife telah di persiapkan sejak beberapa bulan lalu. FIFA disebut menggunakan sekitar 600 gulungan rumput yang sebelumnya di kembangkan di Carolina Utara sebelum di pindahkan ke stadion.
Tak hanya mengganti permukaan lapangan, pihak penyelenggara juga memasang lapisan pasir khusus serta sistem drainase modern guna menjaga kualitas lapangan tetap stabil selama turnamen berlangsung.
Selain area lapangan, penyesuaian turut di lakukan pada bagian tribun stadion. Ribuan kursi penonton di pindahkan untuk memperluas sudut lapangan agar sesuai standar pertandingan internasional FIFA.
Selama ini, Stadion MetLife di kenal sebagai kandang tim American football dan menggunakan permukaan sintetis. Namun untuk kebutuhan Piala Dunia, stadion harus menggunakan rumput alami sesuai regulasi sepak bola internasional.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi pertama yang di ikuti 48 negara peserta dan di gelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.***









