Kerinci SB– Banjir kembali melanda Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, tepatnya di Desa Lubuk Suli dan Baru Kubang, akibat meluapnya Sungai Batang Merao setelah tingginya curah hujan di wilayah hulu sungai. Air mulai menggenangi permukiman warga sejak Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Luapan air tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga menutup ruas jalan utama yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Depati Tujuh.
Ketinggian air di beberapa titik mencapai sekitar satu meter sehingga kendaraan tidak dapat melintas dan pengendara terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh.
Warga setempat berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci segera mengambil langkah penanganan, salah satunya dengan menurunkan mesin penyedot air agar genangan cepat surut dan aktivitas masyarakat kembali normal.
“Banjir mulai terjadi sejak pukul 01.00 WIB dini hari. Kami berharap dinas terkait kembali menurunkan mesin sedot air agar air cepat surut,” ujar salah seorang warga Desa Lubuk Suli.
Sementara itu, Kepala BPBD Kerinci, Dedi Andrizal, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait banjir yang terjadi di Desa Lubuk Suli. Ia juga menyebutkan bahwa sehari sebelumnya banjir juga melanda wilayah Tanjung Pauh di Kecamatan Danau Kerinci Barat.(*)









