JAKARTA, Signalberita.com – Menjelang akhir Mei 202y, Pergerakan Pasar kripto hari kembali bergerak fluktuatif. Harga Bitcoin (BTC) sempat terkoreksi tajam hingga menyentuh level US$72.606 sebelum kembali di perdagangkan di atas US$73.000 pada perdagangan Jumat pagi. Kondisi ini memicu aksi likuidasi besar-besaran di pasar derivatif kripto.
Data terbaru menunjukkan Bitcoin berada di kisaran US$73.780 atau sekitar Rp1,31 miliar, turun hampir 1 persen dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, total kapitalisasi pasar kripto global ikut melemah ke level US$2,45 triliun.
Tekanan pasar semakin terasa setelah dana investasi ETF Bitcoin Spot mengalami arus keluar besar dalam dua hari terakhir. Nilai outflow tercatat menembus lebih dari US$1 miliar, menandakan sentimen investor institusional masih cenderung berhati-hati terhadap pergerakan pasar kripto saat ini.
Di tengah kondisi tersebut, sejumlah altcoin justru menunjukkan potensi menarik berkat dukungan sentimen fundamental dan perkembangan sektor teknologi blockchain. Beberapa aset digital yang masuk radar analis hari ini antara lain CRCLX, PENDLE, dan BIO.
CRCLX Berpeluang Menguat di Sektor Tokenized Stocks
CRCLX menjadi salah satu aset yang mendapat perhatian karena bergerak di sektor tokenized stocks atau tokenisasi aset saham. Proyek ini di nilai memiliki peluang besar seiring meningkatnya minat pasar terhadap aset digital berbasis dunia nyata.
Analis memperkirakan CRCLX memiliki area entry di kisaran Rp1,88 juta dengan target kenaikan menuju Rp2,3 juta. Namun investor tetap di sarankan memasang batas risiko apabila harga turun ke area Rp1,71 juta.
PENDLE Masih Menarik di Tren RWA
Selain CRCLX, token PENDLE juga dinilai masih memiliki momentum positif. Aset ini bergerak di sektor Real World Assets (RWA) yang belakangan semakin diminati investor kripto global.
PENDLE di perkirakan memiliki potensi kenaikan menuju Rp30 ribuan apabila mampu bertahan di area support Rp25 ribu. Sektor RWA sendiri saat ini menjadi salah satu narasi besar di pasar aset digital karena menghubungkan instrumen keuangan tradisional dengan teknologi blockchain.
BIO Jadi Sorotan di Sektor DeSci
Token BIO ikut masuk daftar rekomendasi karena membawa konsep Decentralized Science (DeSci). Sektor ini mulai berkembang sebagai ekosistem riset dan pendanaan ilmiah berbasis blockchain.
Harga BIO dipantau bergerak stabil dengan peluang penguatan menuju Rp630 apabila momentum pasar kembali membaik. Meski demikian, investor tetap di minta waspada terhadap volatilitas tinggi yang masih mendominasi pasar kripto.
Bitcoin Masih Jadi Penentu Arah Pasar
Pergerakan Bitcoin di perkirakan masih menjadi faktor utama penentu arah pasar kripto dalam beberapa hari ke depan. Analis memperkirakan BTC berpotensi bergerak di rentang US$73.000 hingga US$76.000.
Sementara Ethereum di prediksi bergerak di kisaran US$1.950 sampai US$2.150. Investor di sarankan tetap menerapkan manajemen risiko dan tidak menggunakan dana darurat untuk transaksi aset digital.
Pasar kripto di kenal memiliki volatilitas tinggi sehingga setiap keputusan investasi perlu di sesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor.***









